Manchester City keluar sebagai juara Piala Liga Inggris (Carabao Cup) 2025/26 setelah kandaskan Arsenal 2-0 di Stadion Wembley, London, Minggu (22/3/2026). X/ManCity
LONDON, (ERAKINI) –Arsenal gagal meraih trofi pertama musim ini setelah takluk dari Manchester City di final Carabao Cup atau Piala Liga Inggris, yang digelar di Stadion Wembley, London, Senin (23/3/2026) dini hari WIB. Dua gol Nico O’Reilly menjadi penentu kemenangan The Citizens.
Arsenal sebenarnya tampil meyakinkan di awal laga. Tim asuhan Mikel Arteta langsung menekan dan menguji kiper City, James Trafford, tiga kali dalam kurun 10 detik lewat peluang Kai Havertz dan Bukayo Saka. Namun, solidnya Trafford membuat gawang City tetap aman.
Meski tampil agresif, Arsenal gagal memaksimalkan peluang. Hingga babak pertama berakhir, kedua tim harus puas bermain imbang tanpa gol.
Memasuki babak kedua, Manchester City tampil lebih efektif. Dalam rentang empat menit, Nico O’Reilly mencetak dua gol melalui sundulan yang mengubah jalannya pertandingan.
Gol pertama lahir dari bola muntah yang gagal diamankan Kepa Arrizabalaga, sebelum O’Reilly menggandakan keunggulan lewat sundulan tanpa kawalan usai memanfaatkan umpan dari sisi kanan.
Tertinggal dua gol, Arsenal mencoba bangkit. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, termasuk dari Riccardo Calafiori dan Gabriel Jesus. Namun, dua upaya tersebut hanya membentur tiang dan mistar gawang.
Jalannya Pertandingan
Atmosfer final di Wembley berlangsung meriah dengan koreografi dan pertunjukan pembuka yang memukau. Arsenal tampil penuh percaya diri sejak awal dan langsung menekan pertahanan City.
James Trafford menjadi pahlawan di menit-menit awal setelah melakukan tiga penyelamatan beruntun dalam waktu singkat untuk menggagalkan peluang Havertz dan Saka.
Setelah tekanan awal Arsenal, pertandingan berjalan lebih seimbang. City mendominasi penguasaan bola, tetapi kesulitan menciptakan peluang bersih. Sementara itu, Arsenal juga tak mampu memaksimalkan peluang yang ada.
Memasuki babak kedua, City meningkatkan tempo permainan. Tekanan yang terus dibangun akhirnya berbuah gol melalui Nico O’Reilly jelang satu jam pertandingan.