Petenis muda Kanada sekaligus model, Carson Branstine, bersiap menantang unggulan utama di sektor putri, Aryna Sabalenka. Foto: wimbledon.com
JAKARTA, (ERAKINI) - Kejuaraan tenis bergengsi, Wimbledon 2025, bersiap dimulai sore ini, dengan nuansa hangat yang luar biasa, baik dari cuaca maupun sambutan penggemar.
Sorotan utama tentu tertuju kepada juara bertahan asal Spanyol, Carlos Alcaraz, yang akan mengawali perjuangan mempertahankan mahkotanya di Centre Court melawan bintang flamboyan asal Italia, pada pukul 19.30 WIB.
Pertemuan dua generasi ini tidak hanya menjanjikan aksi tenis penuh warna, tetapi juga nuansa emosional. Fognini, di usia 38 tahun, disebut-sebut tengah memainkan edisi perpisahan di turnamen prestisius ini. Keduanya bahkan terlihat saling berpelukan hangat saat sesi latihan, menandai awal yang penuh sportivitas.
Alcaraz datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah sukses mempertahankan gelar di Roland-Garros dan menjuarai turnamen Queen’s. Ia mencatat 18 kemenangan beruntun dan kini membidik yang ke-19.
“Bermain di rumput itu seperti terbang,” ujarnya, menggambarkan kecintaannya pada lapangan hijau Wimbledon, dikutip dari laman resmi wimbledon.com, Senin (30/5/2025).
Di sektor putri, unggulan utama Aryna Sabalenka mendapat lawan menarik, yakni petenis muda Kanada sekaligus model, Carson Branstine. Sabalenka bahkan sempat melontarkan candaan, “Yang saya tahu, dia sangat cantik!”.
Tapi, Branstine tak sekadar tampil memikat. Ia percaya diri bisa memberi kejutan setelah menyingkirkan sensasi Prancis Lois Boisson di babak kualifikasi.
Sementara itu, bintang Inggris Emma Raducanu menjadi pusat perhatian setelah hasil undian mempertemukannya dengan wildcard muda asal Wales, Mimi Xu. Xu, yang baru berusia 17 tahun, sempat bingung saat menerima banyak pesan ucapan selamat. “Siapa lawan saya?” tanyanya. Saat mengetahui itu Raducanu, dia baru sadar akan besarnya laga ini.
“Ada rasa tak punya beban saat pertama tampil di Wimbledon. Rasanya luar biasa dan membuatmu berani,” kenang Raducanu, sang juara US Open 2021 yang kini tampil sebagai panutan.
Tak kalah menarik, petenis Inggris berusia 16 tahun, Hannah Klugman, juga akan menjalani debut melawan Leylah Fernandez, rival Raducanu di final US Open empat tahun lalu.
Secara keseluruhan, 23 pemain Inggris akan turun di nomor tunggal, menjadikannya kontingen terbesar tuan rumah dalam 41 tahun terakhir. Dari Cam Norrie yang akan menantang veteran Spanyol Bautista Agut, hingga Jacob Fearnley, “si roket Inggris” yang naik peringkat drastis dalam setahun terakhir, publik tuan rumah punya banyak alasan untuk bermimpi.
Namun, jangan lupakan duel “adu tembakan” di Court No 2 antara Taylor Fritz dan raksasa Prancis Giovanni Mpetshi Perricard, dua petenis yang total sudah mencetak lebih dari 600 ace musim ini. Panasnya cuaca mungkin akan terasa biasa saja jika dibandingkan dengan ledakan servis di lapangan ini.
Wimbledon 2025 akan berlansung mulai hari ini, 30 Juni hingag 13 Juli di lapangan rumput All England Lawn Tennis and Croquet Club, Church Road, London. Sebelumnya sudah digelar babak kualifikasi sejak 23-26 Juni.
Petenis legendaris, Novak Djokovic, juga mengikuti turnamen bergengsi edisi ke-138 ini. Bahkan, petenis 38 tahun itu dinilai masih berpeluang untuk menjadi juara dan memenangi gelar Grand Slam ke-25.
Djokovic merupakan pemilik gelar Wimbledon tunggal putra terbanyak peringkat kedua (2011, 2014, 2015, 2018, 2019, dan 2021), dan hanya kalah dari Roger Federer yang memiliki delapan gelar.