Daniel Dubois (kiri) siap menghadapi Oleksandr Usyk dalam laga ulang perebutan gelar juara dunia kelas berat sejati yang akan berlangsung di Stadion Wembley, London, pada 19 Juli 2025. Foto: ringmagazine
Pertemuan keduanya di Stadion Wembley, London, belum lama ini diwarnai aksi dorongan Dubois kepada Usyk saat sesi foto dan tatap muka. Insiden itu menjadi sorotan, mengingat dalam pertemuan pertama mereka pada Agustus 2023, Dubois kalah TKO di ronde kesembilan usai dijatuhkan Usyk secara teknis dan mental.
“Itu cuma main-main,” kata Dubois kepada media Queensberry, dikutip dari ringmagazine.com, Jumat (20/6/2025). “Tidak ada maksud apa-apa. Tapi di laga besar seperti ini, semua penuh tekanan. Saya hanya antusias menantikan pertarungan,” tambahnya.
Dubois memiliki rekor 22 kemenangan dengan 21 kemenangan knockout (KO) dan dua kekalahan. Sedangkan Usyk tak terkalahkan dengan 23 kemenangan (14 KO).
Sejak kekalahannya dari Usyk, Dubois tampil mengesankan dengan mencetak tiga kemenangan beruntun. Ia menaklukkan Jarrell Miller pada Desember 2023, mengalahkan Filip Hrgovic di ronde kedelapan, dan mencetak kemenangan KO atas Anthony Joshua di ronde kelima pada September 2024.
Perjalanan gemilang itu membuat Dubois semakin percaya diri. Meski begitu, ia tak menutup mata terhadap kualitas lawannya. Usyk saat ini adalah juara dunia tak terbantahkan setelah menaklukkan Tyson Fury pada Mei 2024 dan mengulangi kemenangan di laga ulang Desember lalu.
“Saya rasa dia petinju terbaik yang pernah saya hadapi. Dia operator kelas dunia. Tapi di level ini, semua lawan berat. Jadi saya harus berada di level terbaik saya. Fokus, persiapan maksimal, dan saya akan melewatinya,” tegas Dubois.
Pertarungan ulang antara Dubois dan Usyk diprediksi menjadi salah satu laga terbesar tahun ini. Selain mempertaruhkan gelar WBC, WBA, IBF, dan The Ring, duel ini juga menjadi ajang pembuktian apakah Dubois mampu memecahkan teka-teki teknis yang membuatnya tak berdaya di pertemuan pertama.
Meski insiden kontroversial berupa pukulan borderline rendah dari Dubois sempat membuat Usyk tersungkur di laga pertama, sang juara asal Ukraina tetap menunjukkan dominasi penuh sepanjang pertarungan.
Kini Dubois mengusung semangat baru. Ia tak hanya mengandalkan kekuatan pukulan, tetapi juga mengklaim telah berubah menjadi petinju yang lebih matang dan percaya diri.
“Saya sudah berbeda sekarang. Lebih percaya diri, lebih yakin pada diri sendiri. Dan saya siap untuk ini,” tutup Dubois dengan nada optimistis.