Peluncuran skuad tim Jakarta Bhayangkara Presisi (JBP) dan Jakarta Popsivo Polwan (JPP), di Jakarta, Selasa (23/4/2024). Foto: Dok Polri
JAKARTA, (ERAKINI) - Polri resmi kembali mengikuti kompetisi nasional bola voli Indonesia atau Proliga 2024 yang akan bergulir mulai 25 April hingga 21 Juli 2024. Polri mengirimkan dua tim untuk berlaga dalam turnamen tersebut, yaitu Jakarta Bhayangkara Presisi (JBP) dan Jakarta (JPP).
Proliga 2024 akan berlangsung di delapan kota besar Indonesia, yaitu Yogyakarta, Semarang, Palembang, Gresik, Bandung, Malang, dan Pontianak untuk babak regular, serta final four digelar di Kediri dan Solo, dan Grand Final di Yogyakarta.
Adapun pemain yang dimiliki Tim Jakarta Bhayangkara Presisi adalah 19 personel polri yang terdiri dari 2 orang perwira dan 17 bintara polri. Mereka merupakan bintara recruitment proactive melalui jalur prestasi serta 2 orang pamain asing.
Sedangkan JPP diperkuat 10 personel polwan yang terdiri dari 2 orang perwira dan 8 orang bintara polwan, yang juga merupakan bintara recruitment proactive jalur prestasi serta 3 orang atlet profesional, 2 personel Kowad (Korps Wanita Angkatan Darat) dan juga 2 orang tamu mancanegara.
“Kita patut berbangga, pemain yang dimiliki oleh Tim Jakarta Bhayangkara Presisi dan Popsivo Polwan terdiri dari gabungan para atlet nasional berpengalaman yang sudah banyak menorehkan prestasi di dalam dan luar negeri, serta para bibit muda lokal potensial yang diambil dari berbagai pelosok negeri," ujar Penanggung Jawab/Manager Tim Irjen Pol Pipit Rismanto, saat peluncuran skuad kedua tim tersebut di Jakarta, Selasa (23/4/2024).
"Sebagai wujud perhatian Polri atas sederet prestasi yang telah berhasil mereka torehkan, maka Polri memberikan kesempatan kepada beberapa atlet yang terlibat menjadi seorang anggota Polri melalui jalur prestasi atau Recruitment Proactive,” tambah Kapolda Kalimantan Barat itu.
Pipit menargetkan timnya juara, atau minimal masuk final Proliga 2024. Ia optimistis timnya mampu bersaing guna merengkuh gelar juara Proliga tahun ini. "Ya targetnya harus juara, minimal masuk final," kata Pipit.
Ia membeberkan, saat ini JBP masih diperkuat dua pemain asing andalan, yaitu Noumory Keita dan Daudi Okello, serta pemain lokal penuh pengalaman seperti Hernanda Zulfi dan Nizar Zulfikar. Tim putra itu juga merupakan runner up pada Proliga 2023, sehingga target minimal masuk final dan bahkan juara menjadi target utama dari manajemen.
Untuk Popsivo Polwan, kata Pipit, manajemen juga menargetkan minimal masuk final karena sudah mendatangkan satu pemain asing yang mumpuni, yaitu Madison Rishel, serta diperkuat pemain lokal senior dan junior yang mumpuni.
Selain Madison, dua pemain senior yang pernah memperkuat timnas Indonesia, yaitu Arsela Nuari Purnama dan Amalia Fajrina Nabila diyakini akan menambah daya saing tim untuk mengarungi liga musim ini.
Amalia akan melakukan come back pada musim ini, setelah sempat absen pada Proliga 2023 karena sempat mengandung atau hamil, sehingga harus menepi dari kompetisi.
Pemain senior itu sarat dengan prestasi di dunia voli Tanah Air, karena pernah meraih gelar Most Valuable Player (MVP) Proliga 2012-2015. Dengan komposisi pemain tersebut, target meraih juara adalah sesuatu yang sangat mungkin diraih.
Manajemen juga ingin para pemain lokal bisa bergabung dan berkontribusi di timnas Indonesia, sehingga mampu mengharumkan nama negara serta klub.
Sementara itu, As SDM Kapolri Irjen Dedi Prasetyo menjelaskan bahwa saat ini Polri telah memiliki sebuah wadah bagi para atlet Polri untuk berlaga di level nasional dan internasional, yaitu Komite Olahraga Polri atau KOP yang telah disahkan oleh Kapolri.
“Sebentar lagi Polri akan melauching adanya Komite Olahraga Polri yang sudah disahkan oleh Bapak Kapolri, dimana seluruh atlet-atlet yang dimiliki oleh Polri akan memiliki rumah bernaung untuk bidang keahlian masing-masing, termasuk olahraga bola voli," katanya.
“Ternyata di dunia internasional telah dilaksanakan Olimpiade Kepolisian Internasional yang terdiri dari 28 cabang olahraga termasuk bola voli. Dengan adanya KOP diharapkan Polri bisa ikut berlaga dan mengharumkan nama Bangsa Indonesia,” pungkasnya.