PSSI menyoroti pelaksanaan drawing kompetisi Liga 4 yang dinilai berlangsung tidak profesional dan transparan. Foto: Ist
JAKARTA, (ERAKINI) - PSSI menyoroti pelaksanaan drawing kompetisi Liga 4 yang dinilai berlangsung tidak profesional dan transparan. PSSI menilai hal ini sebagai pelanggaran serius terhadap semangat fair play serta merusak kepercayaan publik terhadap sistem kompetisi sepak bola nasional.
“Kami menyesalkan pelaksanaan drawing Liga 4 yang berlangsung secara tidak profesional dan tidak transparan. Jangan pernah main-main dengan kompetisi Liga! Demi menjunjung fair play dan integritas kompetisi, kami mendesak agar dilakukan drawing ulang dengan prosedur yang jelas, adil, dan melibatkan semua pihak terkait,” tegas Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dikutip dari keterangan resmi PSSI, Sabtu (12/4/2025).
Erick menegaskan bahwa bahwa Liga 4 merupakan bagian penting dari ekosistem sepak bola Indonesia yang sedang dibangun secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Untuk itu, proses dan tata kelola kompetisi harus dijaga dengan penuh tanggung jawab agar tercapai cita-cita menuju sepak bola yang profesional dan berprestasi.
PSSI juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggara teknis pelaksanaan drawing Liga 4 dan memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Tentang Liga 4 Liga 4 merupakana kompetisi semi-profesional pengganti Liga 3, dengan sistem dua fase, yakni fase regional di bawah Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI dan putaran nasional yang diselenggarakan oleh PSSI pusat.
Putaran regional Liga 4 2024/25 telah dimulai sejak 5 Desember 2024 di berbagai provinsi dan telah menghasilkan tim-tim terbaik dari seluruh Indonesia. Putaran nasional dijadwalkan berlangsung dari 21 April hingga 27 Mei 2025, diikuti oleh tim-tim yang lolos dari fase regional.
Liga 4 juga akan menjadi ajang bagi tim-tim terbaik dari berbagai provinsi untuk memperebutkan tiket promosi ke Liga 3. Turnamen ini berlangsung dalam lima tahap, mulai dari babak 64 besar hingga final, dengan sistem home tournament yang memungkinkan beberapa tim menjadi tuan rumah. PSSI akan menjadi penyelenggara utama mulai babak 16 besar.
Babak 64 Besar (21-26 April 2025)
- Sebanyak 64 tim akan dibagi ke dalam 16 grup.
- Setiap grup berisi 4 tim.
- Dua tim teratas dari masing-masing grup (juara dan runner-up) akan lolos ke babak 32 besar.
Babak 32 Besar (29 April-4 Mei 2025)
- 32 tim yang lolos akan dibagi ke dalam 8 grup.
- Setiap grup terdiri dari 4 tim.
- Juara dan runner-up grup akan melaju ke babak 16 besar.
Babak 16 Besar (10-15 Mei 2025)
- 16 tim dibagi ke dalam 4 grup.
- Dua tim terbaik dari tiap grup akan melaju ke babak 8 besar.
Babak 8 Besar (20-24 Mei 2025)
- 8 tim dibagi ke dalam 2 grup.
- Hanya juara grup yang berhak melaju ke babak final.
Babak Final (27 Mei 2025)
- Dua tim terbaik dari masing-masing grup di babak 8 besar akan saling berhadapan dalam satu pertandingan final.
- Final akan digelar dengan sistem single match untuk menentukan juara Liga 4 Nasional musim 2024/25.
Pulau Sumatera
- Aceh: Persidi Idi Rayeuk, PSAB Aceh Besar, PS Peureulak Raya
- Sumatera Utara: PS Kawarta Deli Serdang, Victory Dairi FC
- Sumatera Barat: Josal FC Piaman, PSPP Padang Panjang
- Riau: Wahana FC (Persemai Dumai mundur)
- Kepulauan Riau: Tidak menggelar kompetisi
- Jambi: Persebri Batanghari
- Bengkulu: Tri Brata Rafflesia FC
- Sumatera Selatan: PS Palembang, KMP Bumara FC
- Bangka Belitung: PS Bangka
- Lampung: Persikomet, TS Saiburai
Pulau Jawa
- Banten: Persic Cilegon, Harin FC
- DKI Jakarta: (belum ada data lengkap)
- Jawa Barat: Cimahi Putra, Persipu FC, Cimahi United, Persik Kuningan, Persikabumi, Persikasi
- Jawa Tengah: Persebi Boyolali, Persika Karanganyar, Persip Pekalongan, Persibat Batang
- DI Yogyakarta: PS HW UMY
- Jawa Timur: Persewangi Banyuwangi, Persinga Ngawi, PS Mojokerto Putra, Persema Malang, Sang Maestro FC, Mitra Surabaya FC, Inter Kediri, Persikoba Kota Batu
Kepulauan Nusa Tenggara
- Bali: Perseden Denpasar
- Nusa Tenggara Barat (NTB): Pesidom Dompu, Garuda Muda FC
- Nusa Tenggara Timur (NTT): Persebata Lembata, Bintang Timur Atambua
Pulau Kalimantan
- Kalimantan Barat: Gabsis Sambas
- Kalimantan Tengah: Sylva Kalteng
- Kalimantan Selatan: PS Kab Tapin, Putra Plaosan Martapura
- Kalimantan Timur: Tidak menggelar kompetisi
- Kalimantan Utara: Persemal Malinau
Pulau Sulawesi
- Sulawesi Utara: PS Klabat XIII Jaya Sakti
- Gorontalo: Kreasindo Rajawali Sultan FC, Persital Talumolo
- Sulawesi Tengah: Clebest FC Palu
- Sulawesi Barat: PS Sandeq Polman
- Sulawesi Selatan: Mangiwang FC, Perslutim
- Sulawesi Tenggara: UHO MZF FC
Kepulauan Maluku
- Maluku Utara: Tidak menggelar kompetisi
- Maluku: Siwalima FC
Pulau Papua
- Papua Barat: Persipegaf Pegunungan Arfak
- Papua Barat Daya: (belum terdata)
- Papua: Tidak menggelar kompetisi
- Papua Tengah: (belum terdata)
- Papua Pegunungan: Persigubin Pegunungan Bintang
- Papua Selatan: Persimer Merauke.