JAKARTA, ERAKINI - Inter Milan sempat tertinggal 0-2 sebelum melakukan comeback luar biasa pada babak semifinal Coppa Italia, Rabu (22/4/2026) dini hari WIB. Dua gol dari Hakan Çalhanoglu dan gol penentu pada menit ke-89 dari Petar Sucic memastikan Inter melaju ke babak final mengadapi Lazio atau Atalanta.
Inter menyelesaikan comeback luar biasa untuk mengalahkan Como dengan skor 3-2. Malam yang tak terlupakan ini hadir setelah hasil imbang 0-0 pada leg pertama.
Como sempat unggul lebih dulu di babak pertama melalui Martin Baturina, lalu menggandakan keunggulan di awal babak kedua lewat Lucas Da Cunha. Namun, San Siro kembali membuktikan diri sebagai stadion dengan atmosfer luar biasa. Dukungan penuh suporter perlahan mendorong Inter bangkit.
Çalhanoglu menjadi kunci kebangkitan. Ia memperkecil ketertinggalan lewat tembakan kaki kanan khasnya, sebelum menyamakan skor menjadi 2-2 melalui sundulan pada menit ke-86.
Tiga menit kemudian, euforia pecah ketika Sucic mencetak gol kemenangan lewat sepakan kaki kanan, mengunci skor 3-2 dan memastikan Inter ke final Coppa Italia.
Pelatih Nerazzurri, Cristian Chivu, tak bisa menyembunyikan kegembiraannya usai laga dramatis tersebut. Ia merayakan gol Sucic dengan penuh emosi bersama para pemain di San Siro.
“Ini adalah kerja tim. Sejak awal musim, semua pemain tampil sangat baik dan siapa pun yang dimainkan selalu memberikan kontribusi. Pemain yang masuk hari ini mampu membaca pertandingan dengan baik dan memberikan dampak besar dengan keberanian mereka,” ujar Chivu dilansir laman remi klub.
Ia juga memuji kontribusi seluruh pemain, termasuk Petar, Andry, dan Pio, yang disebutnya telah memberikan segalanya di lapangan. Chivu menegaskan bahwa timnya pantas berada di titik ini berkat kerja keras sepanjang musim.
“Kami tahu Como adalah tim yang sangat kuat, bahkan memiliki pertahanan terbaik. Namun kami tetap mampu mencetak gol. Melakukan comeback dua kali dalam waktu berdekatan melawan Como adalah sesuatu yang hanya bisa dilakukan oleh ‘Pazza Inter’,” tambahnya.