JAKARTA, (ERAKINI) – Arsenal berhasil membawa pulang tiga poin krusial usai menundukkan West Ham United dengan skor tipis 1-0 dalam lanjutan Premier League di London Stadium, Minggu (10/5/2026) malam. Pertandingan berlangsung sengit hingga menit akhir dan diwarnai kontroversi VAR yang menggagalkan gol balasan tuan rumah.
Satu-satunya gol dalam pertandingan ini dicetak Leandro Trossard pada penghujung babak kedua. West Ham sebenarnya sempat membuat publik stadion bergemuruh setelah mencetak gol penyama kedudukan di masa tambahan waktu. Namun, setelah peninjauan Video Assistant Referee (VAR), gol tersebut dinyatakan tidak sah.
Tambahan tiga angka membuat skuad racikan Mikel Arteta semakin nyaman memimpin klasemen sementara Liga Inggris. Arsenal kini mengoleksi 79 poin dari 36 pertandingan, unggul lima angka dari Manchester City yang masih menyimpan satu laga lebih sedikit.
Sebaliknya, hasil negatif ini membuat West Ham belum mampu keluar dari tekanan zona bawah. Mereka tertahan dengan 36 poin dan masih tertinggal satu angka dari Tottenham Hotspur yang berada tepat di atas batas aman klasemen.
Sejak peluit awal dibunyikan, Arsenal langsung mengambil inisiatif serangan. Pada menit kesembilan, Leandro Trossard hampir membuka keunggulan melalui dua peluang beruntun memanfaatkan situasi sepak pojok. Upaya pertama berhasil dimentahkan penjaga gawang West Ham, sedangkan percobaan berikutnya hanya membentur mistar.
Dominasi Arsenal terus terlihat lewat permainan cepat dan kombinasi umpan pendek. Riccardo Calafiori sempat mengancam melalui sepakan jarak jauh, tetapi bola melenceng tipis dari sasaran.
West Ham tidak tinggal diam. Tuan rumah mulai memberikan tekanan balik ketika Arsenal kehilangan Ben White akibat cedera pada menit ke-28. Martin Zubimendi masuk menggantikan White, sementara Declan Rice harus bergeser mengisi sektor bek kanan.
Perubahan posisi tersebut membuat keseimbangan lini tengah Arsenal sedikit terganggu. Momentum itu dimanfaatkan West Ham untuk tampil lebih agresif dan beberapa kali merepotkan barisan pertahanan tim tamu.
Menjelang turun minum, peluang emas didapat Taty Castellanos melalui sundulan akrobatik di depan gawang. Namun, David Raya tampil gemilang dengan penyelamatan penting yang menjaga skor tetap imbang tanpa gol hingga babak pertama usai.
Memasuki paruh kedua pertandingan, Arteta kembali melakukan perubahan strategi. Declan Rice dikembalikan ke posisi naturalnya di lini tengah, sedangkan Calafiori ditarik keluar dan digantikan Cristhian Mosquera.
Meski mendominasi penguasaan bola, Arsenal masih kesulitan membongkar pertahanan rapat West Ham. Di sisi lain, tuan rumah beberapa kali mengancam lewat skema serangan balik cepat.
Pada menit ke-78, David Raya kembali menjadi penyelamat The Gunners setelah sukses menggagalkan peluang emas Mateus Fernandes dalam duel satu lawan satu.
Kebuntuan akhirnya terpecahkan tujuh menit menjelang waktu normal berakhir. Martin Odegaard berhasil menemukan celah di area penalti sebelum mengirim umpan matang kepada Trossard. Pemain asal Belgia itu tanpa kesalahan menaklukkan kiper West Ham dan membawa Arsenal unggul 1-0.
Drama terjadi pada masa injury time. West Ham sempat mencetak gol penyeimbang melalui Callum Wilson memanfaatkan situasi sepak pojok. Akan tetapi, para pemain Arsenal langsung melayangkan protes karena Pablo dinilai menghalangi pergerakan David Raya.
Wasit Chris Kavanagh kemudian meninjau tayangan ulang melalui VAR dan memutuskan gol tersebut dianulir. Keputusan itu memastikan Arsenal pulang dengan kemenangan tipis sekaligus memperbesar peluang mereka dalam perebutan gelar Liga Inggris musim ini.
Susunan Pemain
Arsenal (4-2-3-1):
David Raya; White (Zubimendi 28’, Havertz 67’), Saliba, Gabriel, Calafiori (Mosquera 46’); Rice, Lewis-Skelly; Saka, Eze (Odegaard 67’), Trossard; Gyokeres.
West Ham United (3-4-2-1):
Hermansen; Wan-Bissaka, Mavropanos, Todibo, Disasi, Diouf; Bowen, Fernandes, Soucek; Summerville, Taty Castellanos.