Search

Calon Ketua DPC PKB di Jateng Harus Jaga Ideologi dan Spiritualitas

SEMARANG (ERAKINI) - Ketua DPW PKB Jawa Tengah Sarif Abdillah mengingatkan para calon ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di Kabupaten/Kota di Jawa Tengah untuk terus menjaga semangat ideologi partai dan spiritualitas.

Sarif Abdillah menegaskan, menjaga ideologi partai ditambah spritualitas adalah bagian dari upaya untuk membangun kemenangan partai, hingga membangun peradaban.

"PKB adalah pilar dari politik nahdliyin, dan politik nahdliyin adalah pilar berdirinya NKRI. Karena itu, ideologi dan spiritualitas ini tidak boleh hilang," ungkapnya saat membuka Musyawarah Pimpinan Wilayah (Muspimwil) PKB Jateng di Semarang, Minggu (10/5).

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah ini juga mengingatkan, pondasi PKB adalah dari doa, dari harapan, dari tujuan keinginan besar para kiai. 

"Karena saat PKB berdiri, yang ngendong dan mikul adalah para kiai yang berdoa dengan tetesan air mata sehingga terus langgeng hingga saat ini," jelasnya.

Menyitir Kitab Muqaddimah karya Ibnu Khaldun, Sarif mengingatkan bahwa menjaga peradaban, menjaga suatu bangsa agar tetap kokoh, bukan dengan bagusnya gedung yang mewah, atau banyaknya orang yang berpendapatan tinggi, atau tinginya teknologi.

"Tapi pondasinya adalah ideologi, dan yang kedua spiritualitas. Karena itu itu, di sini saya minta dan dibantu para kiai, kembalikan lagi semangat ideologi kita, kembalikan lagi spiritualitas kita sehingga PKB di Jawa Tengah, di semua Kabupaten/Kota dan provinsi bisa menang di 2029," tegas pria yang akrab disapa Kakung ini.

Muspimwil ini juga menjadi ajang Majelis Silaturahim Ulama Rakyat (Masura) sebagai penjaga ideologi partai. Di acara ini juga dilakukan penandatanganan komitmen para calon ketua DPC Kabupaten/Kota di provinsi ini.
 
Kegiatan Masura, jelas Kakung, juga menjadi langkah untuk terus menyatukan jajaran dewan syuro dan tanfidz dalam membangun kemenangan PKB di Jawa Tengah pada 2029.

"Adapun penandatanganan komitmen kepada para calon ketua DPC adalah demi kesatuan dan soliditas partai," tegasnya.

Muspimwil dihadiri Wakil Ketua Dewan Syuro DPP PKB KH Subhan Makmun, Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB KH Saifullah Maksum, Anggota Dewan Syuro DPP PKB KH Anis Maftuhin Jazuli.

Adapula Ketua Dewan Syuro DPW PKB Jateng KH Munif Zuhri, anggota Dewan Syuro DPW PKB Jateng KH Badawi Basyir, serta para jajaran Dewan Syuro semua DPC di Jateng.

Kakung menambahkan, dalam politik boleh bicara kemenangan, boleh bicara kekuasaan. Namun kader PKB harus bicara peradaban.

"Bahwa bangsa ini lahir dari nenek moyang kita. Bangsa ini lahir dari masyayikh-masyayikh kita, maka harus kita jaga bersama dengan ikhtiar kita dengan pengabdian kita di PKB," sebut Kakung.

Kakung menjelaskan, sebelumnya para calon ketua DPC telah menjalanu Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) tahap I. Kemudian dilanjutkan UKK tahap dua di pekan ini.

"Dari berbagai tahapan yang kita lakukan, harapannya semua kader bisa mendapatkan posisi yang tepat. Sesuai karakter dan kompetensi yang dimiliki, sehingga akan bisa membangun reputasi di masa depan," terangnya.

Ketua Dewan Syuro DPW PKB Jateng KH Munif Zuhri mengingatkan, tujuan dari partai politik bisa didefinisikan sesuai kepentingan masing-masing.

"Tapi kalau tujuan kita adalah Tuhan, ibadah, maka insya Allah akan ditunjukkan kepada jalan yang benar. Ini yang penting untuk kita bangun pada diri kita masing-masing," tuturnya.

Kiai Munif pun menyitir prinsip Syayidina Umar, bahwa kebenaran tanpa persiapan dan perhitungan, akan mudah dikalahkan oleh kebatilan dengan persiapan dan perhitungan yang matang.

"Acara ini sangat penting sekali dalam persiapan dan perhitungan di masa mendatang. Dengan acara ini mudah-mudahan PKB ke depan lebih maju, lebih baik, dan tentunya menang," ujarnya.