Lamine Yamal dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik Euro 2024. Ia mendapat penghargaan bergengsi itu hanya satu hari setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-17. Foto: Uefa.com
BERLIN, (ERAKINI) - Lamine Yamal dinobatkan sebagai Pemain Muda TerbaikEuro 2024. Ia mendapat penghargaan bergengsi itu hanya satu hari setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-17.
Final Piala Eropa 2024 ini hanya sehari setelah ulang tahunnya yang ke-17, sehingga menjadikannya finalis Euro termuda, memecahkan rekor yang dibuat Renato Sanches yang berusia 18 tahun 328 hari ketika membela Portugal dalam kemenangan mereka melawan Prancis di 2016.
Yamal mengguncang panggung sepak bola Eropa dengan penampilan impresifnya sepanjang turnamen. Momen paling dramatis terjadi saat Spanyol mengalahkan Prancis di semifinal. Yamal mencetak gol indah untuk menyamakan kedudukan sekaligus mencatatkan namanya sebagai pencetak gol termuda Piala Eropa.
Yamal selalu tampil dalam tujuh pertandingan La Roja di Euro 2024. Ia menjadi starter di enam pertandingan. Yamal menjadi pemain termuda di turnamen ini ketika menjadi starter dalam kemenangan Spanyol 3-0 melawan Kroasia pada matchday 1, yakni berusia 16 tahun 338 hari.
Ia kemudian mencetak rekor baru sebagai pencetak gol termuda Euro ketika mencetak gol indah melawan Prancis di semifinal dengan usia 16 tahun 362 hari. Yamal juga berkontrbusi di final untuk gol pembuka Nico Williams. Tak salah jika UEFA menobatkannya menjadi Pemain Muda TerbaikEuro 2024.
Dalam menentukan pemain terbaik, UEFA memiliki pengamat teknis di setiap pertandingan di Jerman. Mereka menganalisis proses dari sudut pandang kepelatihan untuk memilih Pemain Terbaik di setiap pertandingan.
Saat memilih Pemain Terbaik dan Pemain Muda Terbaik, pengamat teknis mempertimbangkan penampilan individu dan pengaruh sang pemain terhadap timnya, serta sikap positif dan rasa hormat terhadap lawan.
Berdasarkan catatan UEFA, selain menjadi Pemain Muda TerbaikEuro 2024, Yamal juga sudah mencatatkan sejumlah rekor dan prestasi individu, yakni:
1. Pemain termuda Euro: 16 tahun 338 hari saat Spanyol melawan Kroasia pada 15 Juni 2024.
2. Pencetak gol termuda Euro: 16 tahun 362 hari saat Spanyol menang 2-1 atas Prancis pada 9 Juli 2024.
3. Pemain termuda tampil di semifinal Euro dan Piala Dunia: 16 tahun 362 hari saat Spanyol versus Prancis pada 9 Juli 2024.
4. Pemain termuda tampil di final Euro atau Piala Dunia: 17 tahun 1 hari saat Spanyol versus Inggris pada 14 Juli 2024.
5. Pencetak gol termuda di kualifikasi Piala Eropa: 16 tahun 57 hari saat Georgia vs Spanyol pada 8 September 2023.
6. Yamal tampil di setiap tujuh pertandingan La Roja di Euro 2024. Dia mencatatkan satu gol dan empat assist.
Pemilik nama lengkap Lamine Yamal Nasraoui Ebana ini merupakan pemain Barcelona kelahiran 13 Juli 2007. Ia lahir di Mataro, Spanyol, dari ayah Maroko dan ibu Guinea. Ia adalah seorang Muslim.
Yamal menghabiskan sebagian besar masa mudanya di Barcelona. Yamal melakoni debut di tim utama Barcelona pada 29 April 2023, menggantikan Gavi pada menit ke-83 dalam kemenangan El Barca 4-0 melawan Real Betis di La Liga.
Ia menjadi pemain termuda yang pernah tampil untuk tim utama Barcelona pada usia 15 tahun, 9 bulan, dan 16 hari. Yamal juga mencatatkan namanya sebagai pemain termuda kedua yang pernah tampil dalam pertandingan Liga Champions UEFA saat membela Barcelona pada usia 16 tahun 68 hari.
Pada 8 September 2023, Lamine melakukan debut bersama Spanyol, memecahkan rekor menjadi pemain termuda yang tampil di timnas pada usia 16 tahun 57 hari.