Profil Lamine Yamal, Pemain Keturunan Maroko yang Catat Sejarah di Piala Eropa
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Lamine Yamal membuat sejarah baru di Euro 2024 dengan menjadi pemain termuda yang mencetak gol dalam sejarah turnamen ini.
Lamine mencetak satu gol saat Spanyol bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Prancis dan memastikan tempat di final Piala Eropa 2024, dalam semifinal di Allianz Arena, Muenchen, Rabu (10/7/2024) dini hari WIB.
Gol Spanyol dicetak Lamine Yamal pada menit ke 21 dan Dani Olomo 4 menit kemudian. Sedangkan gol Prancis dicetak Randal Kolo Muani pada menit ke 8.
Menurut UEFA, Yamal mencatatkan namanya dalam buku sejarah Euro pada usia 16 tahun 362 hari. Gol spektakulernya datang saat Spanyol mengalahkan Prancis 2-1 dalam semifinal di Stadion Allianz Arena pada Rabu dini hari
Pada menit ke-21, Yamal menerima bola di sisi kiri lapangan. Ia lalu menusuk ke tengah, dan melancarkan tendangan kaki kiri melengkung dari luar kotak penalti. Tembakannya mengarah ke pojok kiri gawang yang tidak bisa dijangkau oleh kiper Prancis, Mike Maignan.
Gol ini membuat Yamal melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh pemain Swiss, Johan Vonlathen, yang mencetak gol pada usia 18 tahun 141 hari pada Euro 2004 ketika menyamakan kedudukan melawan Prancis. Saat itu Johan memecahkan rekor pemain Inggris Wayne Rooney yang bertahan selama 4 hari.
Yamal sendiri akan berulang tahun ke-17 pada 13 Juli, sebelum final Euro 2024 yang akan digelar di Stadion Olimpiade Berlin pada 15 Juli.


















