Timnas U-23 Indonesia bersiap memulai perjuangan di babak Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 pada Rabu (3/9) malam pukul 19.30 WIB. Foto: Instagram/@geraldvanenburgofficial
SIDOARJO, (ERAKINI) – Timnas Indonesia bersiap memulai perjuangan di babak Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Garuda Muda tergabung di Grup J dan akan bertindak sebagai tuan rumah dengan seluruh pertandingan digelar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo.
Skuad asuhan Gerald Vanenburg akan bersaing dengan Laos, Makau, dan Korea Selatan. Laga perdana akan mempertemukan Indonesia dengan Laos pada Rabu (3/9) malam pukul 19.30 WIB. Sebelumnya, pada sore hari pukul 15.30 WIB, Makau lebih dulu menghadapi Korea Selatan.
Setelah melawan Laos, Indonesia dijadwalkan menghadapi Makau pada Sabtu (6/9), lalu ditutup dengan partai krusial melawan Korea Selatan pada Selasa (9/9). Dua laga tersebut juga dimainkan pukul 19.30 WIB di Stadion Gelora Delta.
Dalam konferensi pers di Surabaya, Selasa (2/9), Pelatih Garuda Muda Gerald Vanenburg menegaskan pentingnya fokus penuh di laga perdana melawan Laos. Dengan format hanya 11 juara grup dan empat runner-up terbaik yang lolos ke putaran final di Arab Saudi pada Januari 2026, kemenangan di laga pembuka menjadi harga mati.
“Saya pernah menjadi pemain, dan saya tahu yang terpenting bukan stadion tempat bermain, tetapi fokus serta persiapan. Besok kami harus menang melawan Laos, itu prioritas utama,” ujar Vanenburg, yang pernah menjuarai Piala Eropa 1988 bersama Belanda.
Saat ditanya soal target yang diberikan PSSI, Vanenburg menegaskan bahwa orientasinya hanya satu, yaitu kemenangan.
“Targetnya selalu menang, tidak peduli siapa lawannya. Kami harus menang, dan para pemain harus memahami itu. Jangan takut pada lawan,” ucapnya.
Indonesia baru satu kali berhasil menembus putaran final Piala Asia U-23, yakni pada edisi 2024. Saat itu, tim asuhan Shin Tae-yong tampil gemilang di babak kualifikasi dengan menjadi juara grup di Stadion Manahan, Solo.
Sebagai debutan di putaran final yang berlangsung di Qatar, Garuda Muda mencatat prestasi impresif dengan menembus semifinal. Meski akhirnya kalah dari Irak di perebutan tempat ketiga, Indonesia menutup turnamen dengan menempati posisi keempat.