Kylian Mbappe memecahkan rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Prancis, saat Les Bleus menundukkan Senegal 3-1 pada laga pembuka Grup I Piala Dunia 2026 di Stadion New York/New Jersey, Rabu (17/6) dini hari. Foto: FIFA.com
JAKARTA, (ERAKINI) — Kylian Mbappe memecahkan rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Prancis, saat Les Bleus menundukkan Senegal 3-1 pada laga pembuka Grup I Piala Dunia 2026 di Stadion New York/New Jersey, Rabu (17/6) dini hari.
Dua gol Mbappe pada menit ke-66 dan 90+6 membuat penyerang berusia 27 tahun itu kini mengoleksi 58 gol bersama Prancis, melewati catatan Olivier Giroud yang sebelumnya memegang rekor dengan 57 gol.
Kemenangan ini juga menjadi awal manis bagi Prancis dalam upaya memburu gelar juara dunia ketiga mereka. Selain itu, Les Bleus sukses menghindari hasil buruk seperti saat kalah dari Senegal pada laga pembuka Piala Dunia 2002, yang menjadi satu-satunya kekalahan mereka dalam pertandingan perdana di delapan edisi terakhir turnamen.
Meski menang, Prancis tidak menjalani pertandingan dengan mudah. Senegal justru tampil lebih agresif pada babak pertama dan beberapa kali merepotkan lini pertahanan tim asuhan Didier Deschamps.
Nicolas Jackson hampir membawa Senegal unggul setelah berhasil melewati Mike Maignan. Namun, bola justru membentur tiang sebelum mengenai kiper Prancis tersebut dan gagal masuk ke gawang. Jackson bahkan sempat mencetak gol tidak lama kemudian, tetapi dianulir karena sudah berada dalam posisi offside.
Senegal kembali memperoleh peluang emas lewat Ismaila Sarr, tetapi penyelesaian akhirnya masih melambung di atas mistar. Dominasi wakil Afrika itu membuat Prancis kesulitan mengembangkan permainan sepanjang babak pertama.
Momentum pertandingan berubah setelah jeda turun minum. Peluang Desire Doue menjadi tanda kebangkitan Prancis sebelum Michael Olise dan Mbappe memaksa Edouard Mendy melakukan sejumlah penyelamatan penting.
Gol pembuka akhirnya lahir pada menit ke-66. Michael Olise memberikan umpan matang kepada Mbappe yang langsung melepaskan tembakan keras ke gawang Senegal. Gol tersebut membuat Mbappe menyamai rekor Giroud sebagai top skor sepanjang masa Prancis.
Prancis semakin percaya diri setelah unggul. Pemain pengganti Bradley Barcola sukses menggandakan keunggulan pada menit ke-82 melalui penyelesaian tenang di dalam kotak penalti.
Senegal sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Ibrahim Mbaye pada menit 90+5 sehingga pertandingan kembali menegangkan di masa injury time. Namun hanya semenit berselang, Mbappe memastikan kemenangan Prancis melalui gol keduanya. Sang kapten melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang gagal diantisipasi Mendy.
Gol tersebut sekaligus menegaskan status Mbappe sebagai bintang utama Prancis pada pertandingan ini. Penyerang Real Madrid itu kini juga semakin dekat dengan rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah putaran final Piala Dunia milik Miroslav Klose. Saat ini Mbappe telah mengoleksi 14 gol, hanya terpaut dua gol dari legenda Jerman tersebut.
Selain Mbappe, Michael Olise juga tampil impresif dan terpilih sebagai Pemain Terbaik Pertandingan berkat kontribusinya dalam membangun serangan Prancis.
Di sisi lain, Didier Deschamps mencatat pencapaian pribadi setelah memimpin pertandingan Piala Dunia ke-20 bersama Prancis. Jumlah tersebut menyamai catatan Bora Milutinovic, Oscar Tabarez, dan Mario Zagallo. Hanya tiga pelatih dalam sejarah yang pernah menangani lebih banyak pertandingan di ajang Piala Dunia.
Usai pertandingan, Mbappe menegaskan ambisinya membawa Prancis kembali menjadi juara dunia.
“Saya bermain untuk meninggalkan jejak dalam sejarah negara saya, memastikan tim saya mencapai final dan memenangkan Piala Dunia,” ujar Mbappe dilansir FIFA.com.
Sementara itu, kiper Senegal Edouard Mendy mengakui timnya gagal memanfaatkan peluang dan kurang disiplin menghadapi kualitas para pemain Prancis.
“Kami harus belajar dari pertandingan ini dan segera mengalihkan fokus ke laga berikutnya melawan Norwegia,” kata Mendy.
Hasil ini membuat Prancis memuncaki klasemen sementara Grup I dengan tiga poin dan selisih gol +2, unggul atas Norwegia. Senegal berada di posisi ketiga tanpa poin bersama Irak.