Selebrasi pemain Bournemouth usai membobol gawang Fulham dalam laga kemenangan dengan skor akhir 3-1 dalam laga yang digelar di Stadion Vitality, Sabtu (4/10/2025) dini hari WIB. (Foto: Instagram/afcb).
JAKARTA, (ERAKINI) – Bournemouth sukses merangsek ke posisi kedua klasemen sementara Liga Inggris musim 2025/2026 setelah membukukan kemenangan dramatis 3-1 atas Fulham dalam laga yang digelar di Stadion Vitality, Sabtu (4/10/2025) dini hari WIB.
Antoine Semenyo tampil gemilang dengan mencetak dua gol, sedangkan Justin Kluivert turut mencatatkan namanya di papan skor melalui sebuah tendangan spektakuler.
Tambahan tiga angka dari laga ini membuat Bournemouth kini mengoleksi 14 poin dari tujuh pertandingan dan memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi enam laga beruntun. Sementara itu, Fulham tertahan di posisi ke-11 dengan raihan delapan poin, seperti dikutip dari situs resmi Premier League.
Fulham sejatinya sempat membuka keunggulan lebih dahulu lewat gol Ryan Sessegnon di menit ke-70. Gol tersebut sempat membuat tim tamu berada di atas angin dan diprediksi membawa pulang tiga poin.
Namun, momentum berbalik arah delapan menit kemudian ketika Semenyo melancarkan aksi individu luar biasa dan berhasil menaklukkan penjaga gawang Bernd Leno, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Tidak butuh waktu lama, hanya berselang enam menit, Justin Kluivert—putra legenda sepak bola Patrick Kluivert—mencetak gol cantik melalui tembakan keras dari luar kotak penalti yang bersarang di pojok kiri atas gawang. Bournemouth pun membalik keadaan menjadi 2-1.
Upaya Fulham untuk menyamakan skor justru berujung petaka. Pada masa injury time, tepatnya menit ke-96, Bournemouth melancarkan serangan balik cepat yang kembali diselesaikan dengan apik oleh Semenyo, sekaligus mengunci kemenangan tuan rumah menjadi 3-1.
Kemenangan ini menjadi modal positif bagi Bournemouth jelang jeda internasional. Mereka dijadwalkan menghadapi Crystal Palace pada 18 Oktober mendatang dengan kepercayaan diri tinggi.
Di sisi lain, Fulham harus menghadapi situasi sulit menyusul dua kekalahan beruntun dan badai cedera yang menghantam skuad. Beberapa pemain kunci, termasuk Sasa Lukic serta sejumlah penyerang, masih harus menepi untuk pemulihan.