Pelatih Barcelona, Hansi Flick, benar-benar sangat kecewa setelah timnya gagal meraih kemenangan atas Getafe meskipun tampil dominan sepanjang pertandingan. Foto: fcbarcelona
JAKARTA, (ERAKINI) - Kekalahan Atletico Madrid di Leganes sebenarnya membuka peluang bagi Barcelona untuk memangkas jarak dengan pemimpin klasemen LaLiga Spanyol.
Namun, alih-alih meraih tiga poin, Barcelona hanya mampu membawa pulang satu poin setelah ditahan imbang 1-1 oleh pada pekan ke-20 , Minggu (19/1/2025) dini hari WIB.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, benar-benar sangat kecewa setelah timnya gagal meraih kemenangan meskipun tampil dominan sepanjang pertandingan. Barcelona menguasai hampir 80 persen bola dan menciptakan lebih banyak peluang gol dibandingkan tuan rumah.
Hasil ini memperpanjang rentetan tanpa kemenangan Barcelona di LaLiga menjadi empat pertandingan berturut-turut. "Kami ingin menang dan memiliki banyak peluang untuk itu. Saya sangat kecewa karena kami gagal mencetak lebih banyak gol," kata Flick dalam konferensi pers usai pertandingan, dikutip dari Reuters.
"Anda bisa lihat bagaimana rasanya bermain di Getafe. Mereka bertahan dengan sangat baik. Kami menciptakan peluang, tapi tidak bisa mengonversinya menjadi gol," ucapnya
Atmosfer panas di Coliseum Getafe, yang penuh sesak dengan penonton memang menjadi tantangan bagi Barcelona. Tim asuhan Flick belum pernah menang di stadion ini selama lima musim berturut-turut.
"Kami memiliki peluang besar di babak pertama, tetapi setelah itu kami kurang akurat dalam penguasaan bola dan umpan," katanya.
Saat ini, Barcelona berada di posisi ketiga klasemen dengan 39 poin, tertinggal empat poin dari Real Madrid di posisi kedua dan lima poin dari Atlético Madrid yang memimpin klasemen. Real Madrid masih menyisakan satu pertandingan yang akan dimainkan melawan Las Palmas pada Minggu malam.
"Seandainya kami bisa mencetak satu gol lagi, tapi sekarang saya harus menerima hasilnya. Perjalanan masih panjang dan kami akan berjuang hingga akhir untuk memenangkan liga. Kami kehilangan dua poin, tapi setidaknya mendapatkan satu poin. Kami harus tetap fokus untuk berkembang," tambah Flick.
Barcelona memulai laga dengan percaya diri dan langsung unggul pada menit ke-9 berkat gol Jules Kounde, yang menerima umpan terobosan dari Pedri dan menaklukkan kiper Getafe dengan tembakan jarak dekat.
Namun, Getafe berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-34 setelah serangan dari sisi kiri dan gol bunuh diri Kounde, yang membelokkan bola ke arah Mauro Arambarri.
Di babak kedua, Barcelona mendominasi penguasaan bola namun kesulitan menembus pertahanan kokoh Getafe. Di 10 menit terakhir, tuan rumah bahkan menciptakan peluang berbahaya, meskipun tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga akhir pertandingan.
Atletico Madrid Tumbang
Di laga sebelumnya, Atletico Madrid kalah tipis 0-1 dari Leganes di Stadion Municipal de Butarque. Gol tunggal dari Matija Nastasic di awal babak kedua sudah cukup untuk memberikan kemenangan bagi Leganes.
Kekalahan tersebut membuat Atletico tetap berada di puncak klasemen dengan 44 poin dari 20 pertandingan. Namun posisi mereka terancam oleh Real Madrid yang hanya tertinggal satu poin. Jika Real Madrid menang saat menjamu Las Palmas Minggu malam, maka El Real akan merebut tahta klasemen.
Sementara itu, bagi Leganes kemenangan itu membuat mereka naik ke posisi 15 dengan 22 poin, menjauh dari zona degradasi.
Secara statistik, Atletico lebih unggul dengan 68 persen penguasaan bola serta melepaskan 19 tendangan. Tetapi hanya empat di antaranya tepat sasaran.