Chile berhasil menaklukkan Kongo 2-1 dalam duel uji coba di Orleans, Prancis, Selasa (9/6/2026) menjelang Piala Dunia 2026. (Foto: Sofascore).
JAKARTA, (ERAKINI) – Tim Nasional Chile menunjukkan kesiapan serius menghadapi Piala Dunia 2026 setelah sukses mengamankan kemenangan 2-1 atas Kongo dalam laga uji coba internasional yang berlangsung di Orleans, Prancis, Selasa (9/6/2026) malam waktu setempat. Pertandingan berlangsung ketat dan penuh perjuangan sebelum tim asal Amerika Selatan itu akhirnya keluar sebagai pemenang.
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim tampil berhati-hati dengan tempo permainan yang tidak terlalu tinggi. Kongo dan Chile sama-sama memanfaatkan laga ini untuk menguji strategi sekaligus mematangkan komposisi tim menjelang agenda kompetitif yang lebih besar.
Kongo beberapa kali mencoba mengancam melalui serangan cepat dari sisi lapangan, sementara Chile lebih mengandalkan penguasaan bola dan rangkaian umpan pendek untuk membangun serangan secara terukur. Meski silih berganti menekan, kedua tim kesulitan menciptakan peluang matang akibat solidnya lini pertahanan masing-masing.
Akibatnya, babak pertama berakhir tanpa gol. Skor 0-0 bertahan hingga jeda setelah kedua kubu gagal memaksimalkan peluang yang dimiliki.
Memasuki paruh kedua pertandingan, Chile mulai tampil lebih agresif. Tekanan yang mereka bangun akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-52. Darío Osorio berhasil memecah kebuntuan setelah melepaskan penyelesaian akurat yang tidak mampu dihentikan penjaga gawang Kongo. Gol tersebut membawa Chile unggul 1-0.
Tertinggal satu gol membuat Kongo meningkatkan intensitas serangan. Namun ketika mereka berusaha keras mencari gol penyama kedudukan, Chile justru mampu memanfaatkan celah yang terbuka di lini belakang lawan.
Menjelang pertandingan berakhir, tepatnya pada menit ke-86, Matías Sepúlveda sukses menggandakan keunggulan Chile melalui sebuah serangan balik cepat yang dieksekusi dengan baik. Gol tersebut membuat Chile berada di atas angin dengan keunggulan 2-0.
Meski berada dalam posisi sulit, Kongo tidak menyerah. Hanya dua menit kemudian, Joris Kayembe berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 setelah memanfaatkan peluang di depan gawang dengan tenang dan efektif.
Gol tersebut membakar semangat para pemain Kongo untuk mengejar hasil imbang. Pada menit-menit akhir, mereka meningkatkan tekanan dan lebih sering menguasai bola di wilayah pertahanan Chile. Namun disiplin serta kokohnya organisasi pertahanan tim Amerika Selatan itu membuat setiap upaya Kongo gagal berbuah gol.
Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 2-1 untuk kemenangan Chile tetap bertahan. Hasil ini menjadi modal positif bagi La Roja dalam mempersiapkan diri menghadapi tantangan yang lebih besar menjelang Piala Dunia 2026.
Chile:
Lawrence Vigouroux; Felipe Faúndez, Francisco Sierralta, Guillermo Maripán, Gabriel Suazo; Víctor Felipe Méndez, Vicente Pizarro; Darío Osorio, Nils Reichmuth, Lucas Cepeda; Gonzalo Tapia.
Pelatih: Nicolás Andrés Córdova.