AC Milan meraih kemenangan perdana di Liga Champions musim ini setelah menaklukkan Club Brugge dengan skor 3-1 di Stadion San Siro, Rabu (23/10/2024) dini hari. Foto: AC Milan
JAKARTA, (ERAKINI) - AC Milan meraih kemenangan perdana di Liga Champions musim ini setelah menaklukkan Club Brugge dengan skor 3-1 di Stadion San Siro, Rabu (23/10/2024) dini hari WIB. Kemenangan ini mengakhiri rekor buruk Milan yang sebelumnya kalah lawan Liverpool dan Bayer Leverkusen.
Dengan hasil ini, Milan kini menempati peringkat ke-18 klasemen Liga Champions dengan tiga poin dari tiga laga. Sementara Brugge berada di posisi 24 dengan poin yang sama.
Milan mencetak gol melalui Christian Pulisic dan dua gol Tijjani Reijnders. Sementara Brugge hanya mampu membalas lewat Kyriani Sabbe. Milan mendominasi penguasaan bola dengan 62 persen dan melepaskan 15 tembakan, lima di antaranya tepat sasaran.
Brugge memulai pertandingan dengan agresif dan menciptakan beberapa peluang. Club Brugge hampir mencetak gol dari tendangan jarak jauh Joel Ordonez yang membentur mistar gawang Milan. Namun, Milan yang akhirnya berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-34 melalui tendangan kaki kanan Pulisic dari luar kotak penalti.
Situasi semakin sulit bagi Brugge setelah Raphael Onyedika menerima kartu merah langsung dari wasit pada menit ke-40 akibat pelanggaran terhadap Tijjani Reijnders setelah tinjauan VAR.
Di babak kedua, Brugge berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-50 melalui gol Kyriani Sabbe. Namun, Milan cepat memulihkan keunggulan pada menit ke-61 berkat gol Tijjani Reijnders setelah menerima umpan dari Noah Okafor.
Milan semakin memperbesar keunggulan pada menit ke-71 setelah Reijnders mencetak gol keduanya dengan memaksimalkan umpan dari Samuel Chukwueze, menutup pertandingan dengan skor 3-1 untuk Rossoneri.
Arsenal vs Shakhtar Donetsk
Pada laga lain, Arsenal berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 saat menjamu Shakhtar Donetsk di Stadion Emirates. Kemenangan ini penting bagi The Gunners dalam upaya mereka untuk lolos dari babak penyisihan grup.
Sejak awal babak pertama, Arsenal tampil menyerang dengan cepat, menciptakan tiga tendangan sudut dalam lima menit pertama. Salah satu peluang dari sepak pojok hampir membuahkan hasil ketika Calafiori melepaskan tembakan jarak dekat, tetapi sayangnya, bola melambung di atas mistar gawang.
Tim asuhan Mikel Arteta terus mendominasi permainan dan menciptakan peluang lainnya pada menit ke-22. Sayangnya, sontekan Trossard setelah menerima umpan Marinelli dari sudut sempit melebar di sisi gawang.
Keberuntungan berpihak pada Arsenal pada menit ke-29, ketika kesalahan di lini belakang Shakhtar mengakibatkan gol bunuh diri, membawa tuan rumah unggul 1-0.
Setelah tertinggal, Shakhtar kesulitan mengembangkan permainan, meski beberapa serangan balik cepat dilakukan, lini pertahanan Arsenal yang dipimpin William Saliba dan Ben White mampu menangkisnya.
Keunggulan 1-0 bagi Arsenal bertahan hingga wasit meniup pluit tanda berakhirnya babak pertama. Di babak kedua, Arsenal tetap mendominasi, dengan Kai Havertz dan rekan-rekannya terus menyerang.
Menjelang akhir pertandingan, Arsenal mulai fokus menjaga keunggulan dengan mengurangi tekanan. Serangan intensif Shakhtar, termasuk pada waktu tambahan lima menit, tidak memberikan ancaman serius bagi pertahanan Arsenal.
Dengan tambahan tiga poin ini, Arsenal kini menduduki peringkat keempat klasemen grup dengan total tujuh poin dari tiga pertandingan, hasil dari dua kemenangan dan satu imbang.