Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dipastikan hadir di Final Piala Dunia 2026 yang menyuguhkan laga antara Spanyol vs Argentina pada Senin (20/7/2026) dan menyerahkan trofi juara. (Foto: Instagram/Newsmax).
JAKARTA, (ERAKINI) – Laga puncak 2026 FIFA World Cup Final yang mempertemukan Spain national football team melawan Argentina national football team dipastikan akan mendapat sorotan ekstra. Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dikonfirmasi akan hadir langsung menyaksikan pertandingan final antara Spanyol melawan Argentina yang digelar pada Senin (20/7/2026) WIB.
Kehadiran Trump di stadion di New Jersey akan menjadi penampilan pertamanya di ajang Piala Dunia 2026 sekaligus menjadi bagian dari seremoni penutupan turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyatakan bahwa kehadiran Trump menjadi simbol penutup dari penyelenggaraan turnamen yang dinilai sukses besar di Amerika Serikat. "Kehadiran Presiden akan menjadi penutup dari apa yang telah menjadi Piala Dunia yang paling banyak ditonton, paling aman, dan paling sukses dalam sejarah Amerika," ujar Leavitt, seperti dikutip dari The Guardian.
Ia menambahkan bahwa momentum tersebut sekaligus menunjukkan kemampuan Amerika Serikat sebagai tuan rumah ajang olahraga berskala global. "Ini merupakan penutup yang tepat untuk sebuah turnamen yang menunjukkan kemampuan Amerika menjadi tuan rumah bagi dunia di panggung terbesar," katanya.
Sebelum menghadiri laga final, Trump dijadwalkan mengikuti acara resepsi yang digelar oleh FIFA di Trump Tower, New York, pada 17 Juli waktu setempat. Sebenarnya, rencana kehadiran Trump telah diungkapkan lebih dahulu oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino, pada Juni lalu. Saat itu, Infantino menyebut Trump tidak hanya akan menyaksikan pertandingan, tetapi juga menyerahkan trofi kepada tim yang keluar sebagai juara dunia. Namun, kepastian resmi mengenai agenda tersebut baru diumumkan oleh Gedung Putih menjelang laga final.
Meski belum pernah hadir langsung di stadion sepanjang turnamen berlangsung, nama Trump beberapa kali mencuri perhatian selama Piala Dunia 2026. Salah satu yang paling ramai diperbincangkan terjadi ketika Trump mengaku meminta Gianni Infantino meninjau ulang kartu merah yang diterima penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, saat menghadapi Bosnia and Herzegovina national football team.
Tak lama kemudian, FIFA mencabut hukuman larangan bermain satu pertandingan terhadap Balogun sehingga ia bisa tampil saat Amerika Serikat menghadapi Belgium national football team. Namun, kehadiran Balogun tak mampu menghindarkan tuan rumah dari kekalahan telak 1-4 atas Belgia.
Rencana Trump menyerahkan trofi juara Piala Dunia 2026 juga mengingatkan publik pada kontroversi yang terjadi seusai final 2025 FIFA Club World Cup Final. Kala itu, Trump menyerahkan trofi kepada kapten Chelsea F.C., Reece James, di stadion yang sama. Namun, ia tidak segera meninggalkan podium dan tetap berdiri bersama para pemain saat sesi perayaan gelar juara berlangsung.
Aksi tersebut sempat menjadi perbincangan luas di media internasional. Bahkan setelah acara berakhir, muncul laporan bahwa Trump menyimpan replika trofi turnamen tersebut di kantornya. Kini, dengan jutaan pasang mata tertuju pada final antara Spanyol dan Argentina, kehadiran Trump dipastikan akan menjadi salah satu sorotan utama selain perebutan gelar juara dunia.
Di atas lapangan, dua raksasa sepak bola dunia akan bertarung memperebutkan trofi paling bergengsi, sementara di luar lapangan perhatian publik juga tertuju pada peran Presiden Amerika Serikat dalam seremoni penutupan turnamen bersejarah tersebut.