Laga klasik akan tersaji pada playoff babak 16 Liga Champions 2024/25 antara Manchester City vs Real Madrid, di Stadion Etihad, Rabu (12/2/2025) dini hari. Foto: Ilustrasi/realmadrid
JAKARTA, (ERAKINI) - Laga klasik akan tersaji pada playoff babak 16 Liga Champions 2024/25 antara Manchester City vs Real Madrid. Big Match ini berlangsung di Stadion Etihad pada Rabu (12/2/2025) dini hari pukul 03.00 WIB.
Pertemuan kedua tim sangat klasik di Eropa. Kedua tim raksasa Benua Biru sudah bertemu tiga kali di babak semifinal. Menurut catatan UEFA Champions League, Man City dan Real Madrid sudah bertemu sebanyak 12 kali di turnamen ini. Real Madrid berhasil menang 4 kali, seri 5 kali, dan City menang 3 kali.
Namun, musim ini sangat berbeda bagi kedua tim. Performa kedua tim menurun di fase liga sehingga gagal lolos otomatis ke babak 16 besar. Real Madrid hanya finis di posisi 11, sementara hanya 8 tim yang lolos otomatis.
Real Madrid sempat kalah tiga kali dalam lima pertandingan pembukaan sebelum akhirnya menutupnya dengan tiga kemenangan beruntun. Real Madrid menelan kekalahan dari Lille, AC Milan, dan Liverpool.
Namun, tim peraih gelar terbanyak Liga Champions ini dikenal sering tampil tangguh di kompetisi elit Eropa. Apalagi dalam sejarahnya, Madrid telah menyingkirkan klub-klub Inggris sebanyak 13 kali di fase gugur, terbanyak di antara tim mana pun.
Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, mengungkapkan pentingnya pertandingan ini. "Pertandingan ini memiliki level yang sangat tinggi, jadi kami harus menampilkan versi terbaik kami dalam segala aspek," ujarnya dalam konferensi pers jelang laga dikutip dari laman resmi klub, Rabu (11/2/2025).
"Ini adalah laga paling penting dan paling sulit. Tim yang lolos berpeluang besar melaju jauh di kompetisi ini seperti tahun-tahun sebelumnya," lanjut Ancelotti.
Namun, El Real memiliki masalah cedera pemain. Los Blancos dipastikan tidak diperkuat Dani Carvajal, Eder Militao, David Alaba, dan Antonio Rudiger. Selain itu, Lucas Vázquez juga cedera. Untungnya, Ancelotti masih bisa menurunkan Kylian Mbappe, Vinicius Junior, Rodrygo, dan Jude Bellingham.
Pelatih asal Italia tersebut mengaku selalu berpikir keras untuk bisa mempersiapkan timnya. Ia bahkan berkelakar kerap sakit kepala saat mempersiapkan taktik untuk menghadapi Pep Guardiola.
"Bermain melawan mereka selalu memusingkan. Mengejutkan bahwa kami melawan mereka di playoff ini, tapi itu bukan kesalahan UEFA, itu kesalahan kami. Pertandingan ini bisa dengan mudah menjadi semifinal atau perempat final," ujar mantan pelatih AC Milan itu.
Di sisi lain, Manchester City hanya menempati posisi ke-22 pada fase penyisihan dengan catatan 3 kemenangan, 2 hasil imbang, dan 3 kekalahan. Bahkan, City hampir tersingkir sebelum akhirnya memenangkan laga terakhir.
Musim ini, City jauh dari performa terbaiknya, termasuk di liga domestik. Kemenangan mereka di Liga Champions hanya didapat dari tim-tim seperti Slovan Bratislava, Sparta Praha, dan Club Brugge. Sementara melawan Sporting Lisbon dan Juventus, City menelan kekalahan.
Guardiola menyadari bahwa posisi City di fase liga tidak mencerminkan potensi tim. "Ketika Anda finis di peringkat 22, Anda harus menerimanya. Namun dalam sepak bola, kami harus mendapatkan apa yang pantas kami dapatkan," ujar pelatih asal Spanyol itu.
Di liga domestik, kekalahan besar 1-5 dari Arsenal membuat peluang City untuk mempertahankan gelar juara Liga Inggris semakin berat. The Citizens kini tertinggal 15 poin dari Liverpool. Meskipun begitu, Guardiola tetap optimistis menatap Liga Champions ini.
"Kami memiliki tim yang istimewa, dan saya berharap kami bisa membuktikannya di pertandingan ini," kata Guardiola di laman resmi klub.
Manchester City harus bermain tanpa Rodri, meski tetap masuk dalam skuad. Namun, Guardiola bisa mengandalkan rekrutan baru seperti Omar Marmoush, Abdukodir Khusanov, dan Gonzalez. Kehadiran Ruben Dias, Nathan Ake, dan Jeremy Doku yang baru pulih dari cedera diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi tim.
Guardiola kini memilih fokus membawa timnya lolos ke fase gugur dan melangkah sejauh mungkin dalam Liga Champions. "Kita lihat saja apa yang akan terjadi nanti," tutupnya.
Berikut Head to Head Man City vs Real Madrid di Liga Champions: Perempat Final Musim 2023/24
Leg 1: Real Madrid 3 - 3 Man City
Leg 2: Man City 1-1 Real Madrid (Madrid lolos menang penalti)
Semifinal Musim 2022/23
Leg 1: Real Madrid 1 - 1 Man City
Leg 2: Man City 4-0 Real Madrid (City lolos ke final)
Semifinal Musim 2021/22
Leg 1: Man City 4-3 Real Madrid
Leg 2: Real Madrid 3-1 Man City (Madrid lolos ke final)
Babak 16 Besar Musim 2019/20
Leg 1: Real Madrid 1-2 Man City
Leg 2: Man City 2-1 Real Madrid 3-1 Man City (City lolos)
Semifinal Musim 2015/16
Leg 1: Man City 0-0 Real Madrid
Leg 2: Real Madrid 1- 0 Man City (Madrid lolos ke final)
Penyisihan Grup D Musim 2012/13
Matchday 1: Real Madrid 3-2 Man City
Matchday 2: Man City 1-1 Real Madrid.