El Clasico selalu tensi tinggi. Panasnya duel dua klub papan atas Spanyol ini sudah terlihat jelang pertandingan. Real Madrid memilih tidak menghadiri konferensi pers resmi pra-pertandingan dan membatalkan sesi latihan di Stadion La Cartuja pada Jumat malam waktu setempat. Aksi ini sebagai bentuk protes terhadap federasi sepak bola Spanyol (RFEF).
Protes ini dipicu penunjukan wasit Ricardo de Burgoes Bengoetxea dan wasit VAR Gonzalez Fuertes, yang menurut pihak Madrid tidak layak memimpin laga penting tersebut. Permintaan resmi Madrid untuk mengganti kedua wasit itu ditolak oleh RFEF.
Presiden klub Florentino Perez dan sejumlah petinggi klub juga memutuskan tidak hadir dalam jamuan makan malam resmi yang diselenggarakan oleh federasi. Rumor bahwa Real Madrid mundur dari laga final ini berhembus kencang. Namun penggemar akhirnya lega setelah klub mengeluarkan pernyataan dan memastikan tetap memainkan laga final ini.
Ini akan menjadi malam yang luar biasa di Stadion La Cartuja Sevilla bagi Real Madrid, yang akan berjuang untuk meraih trofi Copa del Rey. Los Blancos sedang mengincar trofi ke-21 dalam kompetisi ini melawan rival abadi Barcelona .
Copa Del Rey juga menjadi target trofi ketiga Real Madrid musim ini, setelah sebelumnya memenangkan Piala Super Eropa dan Piala Interkontinental. Untuk mencapai final, Real Madrid menyingkirkan Deportiva Minera, Celta, Leganes, dan Real Sociedad.
Dilansir laman resmi klub, Sabtu (26/4/2025), kompetisi ini dan Sevilla identik dengan kegembiraan bagi para penggemar Los Blancos. Dua musim lalu, ini juga menjadi tempat kemenangan tim asuhan Carlo Ancelotti melawan Osasuna. Dan malam ini, El Real akan mencoba melakukan hal yang sama di El Clasico ketiga musim ini.
El Clasico di final Copa del Rey ini akan menjadi pertemuan pertama Real Madrid dan Barcelona dalam 11 tahun terakhir. Secara keseluruhan Real Madrid dan Barcelona telah bertemu di partai final sebanyak 7 kali, dimana empat kemenangan dibungkus Real Madrid.
Terakhir kali kedua tim bersua di laga puncak pada musim 2013/14. Saat itu Gareth Bale mencetak gol bersejarah setelah berlari kencang di sayap kiri untuk membawa El Real Juara. Tetapi, pertemuan terakhir Madrid dan Barca di Copa del Rey terjadi pada semifinal musim 2023/2024. Ketika itu Los Blancos menang dengan agregat 4-1 sebelum akhirnya menjadi juara.
Musim ini, Final Copa del Rey menjadi El Clasico jilid ketiga setelah pertemuan kedua tim di La Liga dan final Supercopa de Espana. Dari dua pertandingan itu, Barca keluar sebagai pemenang dengan skor telak, yakni 4-0 di La Liga dan 5-2 di final Supercopa de Espana
Pemilik Gelar Terbanyak
El Real akan melakoni final di kompetisi ini untuk ke-41 kalinya. Namun, Barca yang kini diasuh Hansi Flick adalah tim tersukses di Copa del Rey dengan 31 gelar.
Barca memimpin 11 gelar atas Real Madrid yang menjadi tim tersukses ketiga di turnamen tertua Spanyol yang juga dikenal Piala Raja. Tim tersukses kedua di turnamen ini adalah Athletic Bilbao dengan 24 gelar. Namun Bilbao gugur pada babak 16 besar setelah ditaklukkan Osasuna dengan skor 2-3.
Pada laga ini, Ferland Sinna Mendy dan Kylian Mbappe dipastikan tampil setelah absen di La Liga pekan lalu. Striker Prancis tersebut merupakan pencetak gol terbanyak tim musim ini dengan 33 gol. Endrick, yang telah mencetak 5 gol di Copa edisi ini dan merupakan salah satu dari 3 pencetak gol terbanyak, juga masuk dalam skuad. Vini Jr, Bellingham, dan Rodrygo, pencetak dua gol di final terakhir melawan Osasuna pada 2023, juga akan hadir.
Di kubu lawan, Tim Catalan datang ke final ini dengan kepercayaan tinggi. Barcelona melaju ke partai puncak setelah menyingkirkan Barbastro, Real Betis, Valencia, dan Atletico Madrid. Ferrán Torres adalah pemain terbaik mereka di turnamen ini dengan 5 gol.
Dilansir laman resm klub, ini bukan sekadar final Copa del Rey biasa. Ini adalah final E Clasico penuh gengsi. Final ke-121 Copa del Rey in sangat penting bagi Blaugrana untuk mengangkat trofi ke ke-32 sekaligus trofi kedua musim ini. Dan lebih dari sekadar trofi Copa del Rey, kedua rival ini juga sedang bersaing ketat di La Liga Spanyol.
Bagi Blaugrana, kemenangan dini hari nantu penting untuk meningkatkan moral dalam upaya mengincar treble musim ini. Barca saat ini masih memimpin La Liga dengan empat poin di atas Madrid, dan akan menghadapi semifinal Liga Champions kontra raksasa Serie A Italia, Inter Milan.
Di sisi lain, kekalahan bagi tim asuhan Carlo Ancelotti pada laga nanti dapat memengaruhi mental di La Liga setelah tersingkir dari Liga Champions leh tim Liga Inggris, Arsenal. Kemenangan bisa menjadi titik balik bagi Los Blancos lang El Clasico La Liga bulan depan di Estadi Olimpic Llus Companys.
Jadi, dapat dipastikan hasil laga final nanti berdampak di luar gelar Copa del Rey. Laga ini lebih dari sekadar trofi, tetapi pertarungan harga diri, sejarah, dan ambisi. Menarik untuk ditunggu siapa yang akan mengangkat trofi Copa del Rey dini hari nanti.