Arsenal akan menghadapi ujian terbesar di fase liga Liga Champions Eropa musim ini ketika menjamu Bayern Munich di Emirates Stadium, Kamis (27/11/2025) dini hari. Foto: Ilustrasi/Dok fcbayern
JAKARTA, (ERAKINI) –Arsenal akan menghadapi ujian terbesar di fase liga Liga Champions Eropa musim ini ketika menjamu Bayern Munich di Emirates Stadium, Kamis (27/11/2025) dini hari pukul 03.00 WIB. Laga ini akan menentukan posisi puncak klasemen.
Pertandingan ini mempertemukan dua tim yang sedang dalam performa terbaik, sama-sama mencatat empat kemenangan beruntun dan menempati papan atas klasemen. Bayern saat ini memimpin klasemen sementara dengan 12 poin. Disusul Arsenal di posisi kedua dengan poin sama, hanya kalah selisih gol.
Pertemuan ini kembali membuka babak baru rivalitas raksasa Eropa dengan sejarah panjang. Bayern telah lima kali menyingkirkan The Gunners dari Liga Champions.
Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit. Arsenal membawa misi mempertahankan rekor pertahanan, sementara Bayern datang dengan mesin serangan yang sedang panas dan rekor sempurna di Eropa.
Tim Meriam London menyambut Munich dengan kepercayaan diri tinggi. Pasukan Mikel Arteta memburu rekor 13 laga kandang beruntun di fase grup dan Liga Champions tanpa kebobolan.
Konsistensi Arsenal musim ini menjadi fondasi utama, baik di liga domestik maupun Eropa. Di Liga Inggris, Arsenal kini kokoh di puncak klasemen dengan poin 29, selisih 6 angka dari Chelsea di posisi kedua.
“Setiap lawan menghadirkan tantangan berbeda. Mereka sedang berada di momen yang sangat bagus," ujar Mikel Arteta jelang laga, dikutip dari laman resmi klub, Rabu (26/11).
"Level konsistensi mereka dalam skuad, performa, setiap ritme permainan yang mereka miliki, sangat mengesankan. Kami tahu itu, tapi ini juga kesempatan besar bagi kami untuk menunjukkan kemampuan,” lanjut Arteta.
Bayern dalam Performa Ganas Bayern Munich juga berada dalam kondisi luar biasa di bawah Vincent Kompany. Die Roten memimpin Bundesliga, menyapu bersih pertandingan Liga Champions, dan melaju mulus ke 16 besar DFB-Pokal.
Namun, catatan lawatan ke Inggris baru-baru ini kurang manis. Mereka kalah 0-1 dari Aston Villa musim lalu. Meski demikian, Bayern membuka musim dengan sembilan kemenangan beruntun di liga dan baru tersendat saat ditahan Union Berlin 2-2 lewat penalti menit akhir Harry Kane.
Akhir pekan lalu, Bayern kembali menunjukkan tajinya dengan menghajar Freiburg 6-2. Bayern juga mencatat rekor 100 persen di Liga Champions dan saat ini menempati posisi kedua, hanya terpaut selisih gol.
FC Hollywood membuka perjalanan dengan menang 3-1 atas Chelsea, melumat Pafos (Siprus) 5-1 dan Club Brugge 4-0. Bayern kemudian bertandang ke Paris menghadapi juara bertahan PSG, di mana dua gol Díaz—sebelum ia dikartu merah—mengantar Bayern pada kemenangan penting 2-1.
Dengan 34 gelar liga ditambah trofi Piala Champions dan Liga Champions, Bayern tercatat sebagai klub tersukses di Jerman. Meski berganti-ganti pelatih, Bayern menjuarai 12 dari 13 Bundesliga terakhir, dengan gelar Eropa terakhir pada 2020.
Meski demikian, Kompany sadar Arsenal bukan lawan mudah. Ia menyebut The Gunners merupakan lawan tersulit yang akan mereka hadapi musim ini.
“Kami memenangkan empat laga pertama, itu penting. Sejauh ini kami melakukan apa yang kami targetkan, dan kami berharap itu berlanjut,” katanya.
“Tapi melawan tim ini (Arsenal) adalah tugas paling berat yang kami hadapi saat ini. Ketika saya melihat bagaimana Mikel mengembangkan timnya dan dirinya sendiri, mereka bermain dengan fisikalitas luar biasa. Dia bekerja dengan sangat detail, dan timnya punya sangat sedikit kelemahan. Itulah karakter Arteta,” lanjutnya.
Rekor Pertemuan
Dari 14 pertemuan kompetitif, semuanya di Liga Champions, Bayern mendominasi. Mereka lima kali menyingkirkan Arsenal, termasuk empat kali di babak 16 besar. Pertemuan terakhir terjadi di perempat final musim 2023/24, ketika gol Joshua Kimmich membawa Bayern menang 1-0 setelah imbang 2-2 di London.
Arsenal hanya tiga kali mengalahkan Bayern, dengan kemenangan terakhir terjadi pada 2015/16 berkat gol Olivier Giroud dan Mesut Özil.
Berikut fakta dan statistik Arsenal vs Bayern Munich:
1. Arsenal telah menghadapi Bayern Munich sebanyak 14 kali sebelumnya di UEFA Champions League, jumlah terbanyak yang pernah mereka hadapi melawan satu klub di kompetisi ini.
2. Arsenal telah memenangkan delapan pertandingan terakhir di fase grup/fase liga UEFA Champions League dengan agregat 24-2, menjadi catatan kemenangan beruntun terpanjang klub di kompetisi ini.
3. Bayern Munich hanya kalah tiga kali dari 52 pertandingan di fase grup Liga Champions (menang 45, imbang 4). Ketiga kekalahan itu terjadi ketika bermain tandang.
4. Arsenal adalah satu-satunya tim yang belum kebobolan gol di Liga Champions musim ini, sekaligus menempati peringkat pertama dalam expected goals against (1,94) dan jumlah tembakan tepat sasaran yang dihadapi (7).
5. Arsenal dan Bayern Munich adalah dua dari empat tim yang tidak pernah tertinggal lebih dulu dalam empat pertandingan pembuka Liga Champions musim ini (bersama Inter Milan dan Manchester City).