Carlo Ancelotti mencatatkan namanya sebagai pelatih tersukses sepanjang sejarah Liga Champions usai membawa Real Madrid juara, Minggu (2/6/2024) dini hari. Foto: AFP
JAKARTA, (ERAKINI) - Carlo Ancelotti mencatatkan namanya sebagai pelatih tersukses sepanjang sejarah Liga Champions usai membawa Real Madrid meraih tropi ke-15, Minggu (2/6/2024) dini hari. Ancelotti juga menjadi pria tersukses bersama banyak tim sebagai pemain dan pelatih.
Pria kelahiran Reggiolo, Italia, pada 10 Juni 1959 ini merupakan salah satu manajer paling terkenal di sepak bola Eropa. Dia telah memenangkan puluhan trofi selama kariernya dan satu-satunya manajer yang memenangkan Liga Champions UEFA sebanyak lima kali.
Dirangkum laman resmi Premier League dan carloancelotti-it, Ancelotti saat menjadi pemain merupakan gelandang serba bisa dan kreatif. Di masa bermain, Ancelotti memenangkan tiga gelar Serie A dan 2 Liga Champions bersama AC Milan.
Ancelotti menjadi sosok kunci bagi Italia dalam kejuaraan Eropa UEFA 1988 yang membawa negaranya mencapai semifinal. Ancelotti juga merupakan anggota skuad Italia pada perhelatan dua Piala Dunia.
Karier kepelatihan Ancelotti dimulai sebagai asisten Arrigo Sacchi di Piala Dunia FIFA 1994 Italia, sebelum pindah klub ke Reggiana dan Parma, kemudian mengambil alih jabatan di Juventus dan AC Milan.
Dia menghabiskan tujuh setengah tahun di San Siro, memenangkan Liga Champions UEFA dua kali dan gelar Serie A satu kali sebelum pindah ke Chelsea pada musim panas 2009.
Pada musim pertamanya di Inggris, Ancelotti menjadi manajer Italia pertama yang menjuarai Premier League, dan ia juga mengamankan gelar ganda pertamanya bagi Chelsea saat The Blues mengalahkan Portsmouth di final Piala FA.
Dia berhasil finis di posisi kedua pada musim berikutnya sebelum meninggalkan Stamford Bridge pada musim berikutnya. Pada akhir tahun 2011 Ancelotti bergabung dengan Paris Saint-Germain (PSG), dan memenangkan gelar Ligue 1 di musim penuh pertamanya di klub Prancis tersebut.
Ancelotti selanjutnya mengambil alih kepemimpinan Real Madrid pada Juni 2013 dan kembali mengangkat trofi Liga Champions, sebelum berlabuh ke Bayern Munich untuk menyabet mahkota Bundesliga.
Setelah sempat berada di tanah kelahirannya bersama Napoli dengan posisi akhir sebagai runner-up liga, ia kembali ke Liga Premier Inggris bersama Everton.
Di bawah asuhan Ancelotti, Everton menikmati awal terbaik mereka di Premier League ketika memenangkan empat pertandingan pembuka musim 2020/21 untuk naik ke puncak klasemen, dan mereka mengamankan kemenangan pertama di Anfield dalam 22 tahun terakhir.
Namun setelah menyelesaikan pertandingan ke-10, Ancelotti mengumumkan pada 1 Juni 2021 untuk hengkang dan kembali ke Real Madrid hingga sekarang.
1976: Parma, penampilan pertama pada usia 18 tahun.
Prestasi: Promosi ke Serie B
1979: AS Roma
Prestasi: Juara Serie A (1982), Juara Piala Italia (1980, 1981, 1984 dan 1986), dan Runner-up Liga Champions (1984)
1981: Penampilan pertama bersama Timnas Italia 6 Januari 1981
1986: Skuad Italia Piala Dunia 1986
Prestasi: Babak 16 besar
1988: Skuad Italia Euro Cup 1988
Prestasi: Semifinal
1988: AC Milam
Prestasi: Juara Serie A (1988 dan 1992), Juara Piala Super Italia (1988), Juara Liga Champions (1989 dan 1990), Juara Piala Super Europa (1989 dan 1990), Juara Piala Interkontinental (1989 dan 1990), Semifinal Piala Eropa 1988
1990: Skuad Italia Piala Dunia 1990
Prestasi: Juara Ketiga
1992: Mengumumkan pensiun sebagai pemain sepak bola profesional
Perjalanan Karier sebagai Pelatih:
1992-1994: Asisten Pelatih Timnas Italia
Prestasi: Juara kedua Piala Dunia 1994
1995-1996: Pelatih Reggiana
Prestasi: Promosi ke Serie A (1996).
1996-1998: Pelatih Parma
Prestasi: Runner Up Serie A (1997), posisi ke-5 Serie A (1998)
1999-2000: Pelatih Juventus
Prestasi: Runner Up Serie A (2000), Juara Copa Intertoto (2000), Runner Up Serie A (2001)
2001-2008: Pelatih AC
Prestasi: Semifinal Piala UEFA (2002), Juara Liga Champions (2003), Juara Piala Italia (2003), Juara Serie A (2004), Juara Piala Super Italia (2004), Juara Piala Super Eropa (2004), Juara Liga Champions (2005), Juara Liga Champions (2007), Juara Piala Dunia Antarklub (2008), Juara Piala Super Eropa (2008)
2009-2011: Pelatih Chelsea
Prestasi: Community Shield (2010), Juara Liga Premier (2010), Juara Piala FA (2010), Juara Liga Inggris (2011), Community Shield (2011)
2013-2014: Real Madrid
Prestasi: Juara Liga Champions (2014), Juara Copa del Rey (2014), Juara Piala Super Eropa (2014), Juara Piala Dunia Antarklub (2014)
2016-2017: Bayern Munich
Prestasi: Juara Piala Super Jerman (2016), Juara Bundesliga (2016), Juara Piala Super Jerman (2017)
2018: Napoli
Prestasi: Runner-up Serie A
2019-2021:
Prestasi:-
2021-2024: Real Madrid
Prestasi: Juara Liga Champions (2022), Juara La Liga (2021/2022), Juara Piala Super Eropa (2022), Juara Piala Super Spanyol (2022), Juara Piala Dunia Antarklub (2023), Juara Copa del Rey (2023), Juara Piala Super Spanyol (2024), Juara La Liga (2024), Juara Liga Champions (2024).