Timnas Indonesia akan malokoni ujian berat saat menghadapi Bulgaria pada final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026) malam pukul 20.00 WIB. Foto: Dok PSSI
JAKARTA, (ERAKINI) –Timnas Indonesia akan malokoni ujian berat saat menghadapi Bulgaria pada final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026) malam pukul 20.00 WIB.
Pertandingan ini akan disiarkan secara langsung oleh dan , serta dapat disaksikan melalui di .
Laga ini sangat penting karena menjadi tolok ukur era baru Timnas Indonesia di bawah pelatih John Herdman. Garuda sebelumnya meraih kemenangan meyakinkan 4-0 atas Saint Kitts and Nevis.
Namun, skuad Garuda harus menghadapi sedikit perubahan komposisi. Mauro Zijlstra dipastikan absen akibat cedera otot paha dan posisinya digantikan oleh Jens Raven. Cedera tersebut datang di momen kurang tepat, setelah Zijlstra baru saja mencetak gol perdananya di level senior.
Herdman mengakui persiapan timnya sangat terbatas jelang laga ini. Ia menyebut kondisi pemain yang datang tidak bersamaan serta perbedaan siklus istirahat menjadi tantangan tersendiri.
"Suporter harus memahami bahwa kami hanya punya waktu dua hari. Para pemain datang terlambat, berada di siklus tidur yang berbeda, dan kami hanya menjalani dua sesi latihan bersama," ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan timnya tetap berambisi meraih kemenangan. “Ini langkah kecil, tapi juga langkah besar untuk bisa disiplin menghadapi tim seperti Bulgaria. Kami harus menemukan cara untuk menang,” tandasnya.
Pengalaman Panjang di Piala Dunia Bulgaria bukan lawan sembarangan. Tim asal Eropa yang kini menempati peringkat 86 dunia itu memiliki pengalaman panjang di level internasional, termasuk tujuh kali tampil di Piala Dunia dengan prestasi terbaik finis peringkat keempat pada 1994.
Meski tak pernah lagi berpartisipasi di Piala Dunia sejak terakhir kali 1998, Bulgaria tetap menjadi perhatian besar. Di bawah asuhan Aleksandar Dimitrov, pemain Bulgaria sudah terbiasa menghadapi tim-tim kuat Eropa seperti Spanyol, Turki, hingga Prancis dalam berbagai ajang kualifikasi dan laga persahabatan.
Misalnya, menghadapi Serbia dan Hungaria di Kualifikasi Piala Eropa 2024. Lalu Prancis di laga persahabatan, hingga Italia, Irlandia Utara, dan Swiss di Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Menariknya, Dimitrov memiliki kedekatan emosional dengan Indonesia. Ia pernah berkarier di Tanah Air sebagai pemain dan pelatih, termasuk bersama Persija Jakarta dan Persipura Jayapura, serta menjadi asisten pelatih timnas Indonesia di era Ivan Kolev dan Benny Dollo.
"Bagi saya, pertandingan melawan Indonesia sangat spesial, karena seperti yang Anda tahu, saya pernah bermain di sini dan juga menjadi asisten pelatih Tim Nasional Indonesia. Saya memiliki banyak kenangan indah, jadi laga ini sangat berarti bagi saya," kata Dimitrov kepada media, Minggu (29/3).