Penyerang anyar Manchester United, Bryan Mbeumo, mengungkapkan alasannya memilih bergabung dengan Setan Merah, meskipun sempat didekati oleh klub-klub besar lain. Foto: Instagram/@bryan_.m19
JAKARTA, (ERAKINI) - Penyerang anyar Manchester United, Bryan Mbeumo, mengungkapkan alasannya memilih bergabung dengan Setan Merah, meskipun sempat didekati oleh klub-klub besar lain. seperti Newcastle United dan Tottenham Hotspur.
Pemain tim nasional Kamerun itu menjadi rekrutan besar kedua United pada musim panas ini setelah Matheus Cunha. United menyelesaikan transfer Mbeumo dari Brentford dengan nilai mencapai £71 juta atau sekitar Rp1,8 triliun.
Ia menyatakan percakapan pribadi dengan Pelatih Ruben Amorim menjadi alasan utamanya memilih United. Ia percaya dengan proyek besar Amorim dan tantangan baru yang ditawarkan oleh klub sebesar United.
“Saya bicara dengan beberapa klub lain karena ingin dengar proyek mereka, tapi proyek Manchester United terasa paling cocok buat saya,” ujarnya dikutip dari BBC, Rabu (30/7/2025).
Musim lalu, Mbeumo tampil gemilang bersama Brentford dengan mencetak 20 gol di Premier League. Catatan itu membuatnya masuk radar utama Amorim dalam menyempurnakan skema 3-5-2-1 andalannya di United. Mbeumo dan Cunha diproyeksikan menempati posisi dua pemain nomor 10 dalam sistem tersebut.
Negosiasi transfer Mbeumo sempat menemui jalan berliku. United dikabarkan merasa Brentford beberapa kali mengubah penilaian harga untuk pemain 25 tahun tersebut, bahkan diduga berupaya mendorongnya untuk memilih tawaran dari Newcastle atau Tottenham.
Namun Mbeumo tetap tenang menghadapi situasi tersebut. Saat proses transfer berlangsung, ia tengah berlibur dan sengaja memilih menepi dari hiruk-pikuk sepak bola untuk menjaga kondisi fisik dan mentalnya. Mbeumo kini sudah bergabung dalam tur pramusim United di Amerika Serikat.
Mbeumo menyebutkan bahwa keputusannya bergabung dengan United bukan semata karena nama besar klub, tapi karena ia percaya pada proyek jangka panjang yang ditawarkan Ruben Amorim dan manajemen klub.
“Ruben bilang, ‘Kami ini orang-orang yang suka menang, dan kami ingin jadi tim terbaik.’ Itu yang membuat saya yakin. Manchester United adalah klub besar. Ini kesempatan besar dan saya ingin jadi bagian dari itu,” katanya.
Meski belum menjalani debut bersama United, Mbeumo dijadwalkan tampil dalam laga uji coba terakhir Premier League Summer Series melawan Everton di Atlanta pada 3 Agustus mendatang. Sebelumnya, ia absen dalam kemenangan atas West Ham di MetLife Stadium dan tidak akan tampil melawan Bournemouth di Chicago karena masih dalam tahap pemulihan kebugaran.
"Saya percaya kepada orang-orang yang membantu saya dan saya tahu ini akan selesai," ujarnya.
Selama menjalani tur pramusim, Mbeumo memanfaatkan waktu untuk membangun chemistry dengan rekan setimnya. Salah satu caranya adalah lewat hobi bermain catur, yang ia geluti cukup serius. Ia kerap bermain secara anonim di dunia maya dan menyebut permainan strategi itu punya banyak kesamaan dengan sepak bola.
“Meski tidak fisik, catur itu butuh strategi dan pemikiran jauh ke depan. Sama seperti sepak bola. Saya suka tantangan dan kreativitas yang ditawarkan,” ucapnya.
Laga pembuka Manchester United musim ini akan menghadapi Arsenal di Old Trafford, disusul laga tandang ke markas Fulham. Dalam beberapa musim terakhir, laga-laga tandang seperti itu kerap menjadi ujian berat bagi United.
Bahka, Brentford juga cukup merepotkan United. Dalam tiga pertemuan terakhir di Gtech Community Stadium, Brentford menang dua kali dan sekali imbang. Mbeumo mencetak gol dalam kemenangan 4-0 Brentford pada Agustus 2022, yang saat itu memicu pembelian besar-besaran oleh United dengan total £155 juta untuk mendatangkan Casemiro dan Antony.
Kini, Manchester United berusaha memperbaiki manajemen transfer mereka di bawah kepemimpinan CEO Omar Berrada dan Direktur Teknik Jason Wilcox. Kehadiran Mbeumo diharapkan bisa menjadi bagian penting dari era baru klub.