Duel Real Madrid vs Benfica pada leg kedua play-off fase gugur babak 16 besar Liga Champions Eropa di Santiago Bernabeu, Kamis dini hari, dipastikan berlangsung sengit. Foto: Dok Real Madrid
MADRID, (ERAKINI) – Real Madrid mengantongi modal keunggulan agregat 1-0 atas Benfica jelang leg kedua play-off fase gugur babak 16 besar Liga Champions Eropa di Stadion Santiago Bernabeu, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB. Los Blancos hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan tiket ke babak 16 besar.
Keunggulan Madrid diraih pada leg pertama di Lisbon, 18 Februari lalu. Gol tunggal Vinicius Junior pada menit ke-50 menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat.
Sebelumnya, kedua tim juga sempat bertemu pada Matchday 8 fase liga. Saat itu Madrid takluk 2-4 di markas Benfica. Namun secara keseluruhan, wakil Spanyol itu tetap tampil lebih konsisten dengan finis di peringkat kesembilan klasemen fase liga dengan 15 poin (5 menang, 3 kalah).
Sebaliknya, Benfica lolos dramatis dengan menempati posisi ke-24 atau slot terakhir ke fase gugur setelah mengoleksi sembilan poin (3 menang, 5 kalah). Mereka memastikan tiket berkat gol sundulan kiper Anatoliy Trubin pada menit ke-98 saat menghadapi Madrid yang bermain dengan sembilan pemain.
Rekam Jejak Pertemuan
Dilansir UEFA.com, leg pertama pekan lalu menjadi pertemuan kelima kedua tim di kompetisi Eropa. Benfica masih unggul head to head dengan tiga kemenangan, sementara Madrid meraih dua kemenangan. Dari lima laga tersebut, Benfica mencetak 15 gol dan kebobolan sembilan.
Dalam sejarah, Benfica pernah dua kali menyingkirkan Madrid di era Piala Champions. Yang paling dikenang adalah final 1962 di Amsterdam ketika Benfica menang 5-3. Eusébio mencetak dua gol, sementara Ferenc Puskás membuat hat-trick bagi Madrid.
Benfica juga menang agregat 6-3 di perempat final musim 1964/1965. Namun dalam beberapa dekade terakhir, dominasi lebih berpihak kepada Madrid.
Los Blancos memenangi lima dari enam laga terakhir melawan klub Portugal. Kekalahan di Matchday 8 menjadi satu-satunya dalam 12 pertemuan terakhir kontra wakil Portugal (9 menang, 2 imbang).
Madrid juga sangat tangguh saat bermain di kandang melawan klub Portugal. Mereka belum pernah kalah, dengan catatan 10 kemenangan dan satu hasil imbang.
Statistik dan Fakta Menarik Real Madrid tampil di fase utama Liga Champions untuk ke-30 kalinya, rekor yang mereka bagi bersama Barcelona. Hebatnya, Madrid selalu lolos ke fase gugur dalam seluruh partisipasi tersebut.
Musim lalu, tim asal ibu kota Spanyol itu melaju hingga perempat final sebelum tersingkir dari Arsenal dengan agregat 1-5.
Secara konsistensi, Madrid telah mencapai babak 16 besar setiap musim sejak 1996/1997. Mereka juga memenangi 10 dari 12 duel dua leg terakhir di Liga Champions.
Dalam 24 laga kandang terakhir di Liga Champions, Madrid hanya kalah tiga kali (18 menang, 3 imbang). Bahkan, mereka memenangi 22 dari 23 duel Eropa ketika unggul di leg pertama.
Di sisi lain, Benfica menjalani kampanye ke-45 mereka di Piala Champions/Liga Champions, terbanyak kedua setelah Madrid. Musim lalu, Benfica mencapai babak 16 besar sebelum disingkirkan Barcelona.
Namun catatan Benfica melawan klub Spanyol kurang meyakinkan. Mereka kalah enam dari delapan laga terakhir kontra wakil La Liga, serta hanya menang dua kali dari 14 laga tandang di Spanyol.
Performa Tim Real Madrid datang ke laga ini dengan modal enam kemenangan beruntun di Bernabeu di semua kompetisi. Dalam periode tersebut, mereka mencetak 21 gol dan hanya kebobolan empat kali.
Bermain di hadapan pendukung sendiri menjadi motivasi tambahan untuk memastikan tempat di undian babak 16 besar. Pemenang laga ini akan menghadapi Manchester City atau Sporting CP di babak berikutnya.
Sementara itu, Benfica datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih kemenangan besar di liga domestik akhir pekan lalu. Dalam tujuh pertandingan terakhir, mereka hanya kalah sekali—yakni pada leg pertama melawan Madrid.
Striker Vangelis Pavlidis menjadi andalan utama Benfica musim ini dengan koleksi 28 gol di semua kompetisi. Dengan sejarah panjang dan reputasi besar di Eropa, duel di Santiago Bernabeu ini dipastikan berlangsung sengit.
Madrid memburu konsistensi dan tradisi kuat di Liga Champions, sementara Benfica berambisi membalikkan keadaan dan menciptakan kejutan di bawah sang pelatih kawakan Jose Mourinho.