Pelatih Inter Milan Cristian Chivu mengapresiasi keras keras para pemainnya sehingga bisa membawa poin penuh dari markas Atalanta. Foto: Inter
JAKARTA, (ERAKINI) –Inter Milan menutup tahun 2025 dengan hasil manis. Nerazzurri memperpanjang tren positif di Serie A Italia setelah menundukkan Atalanta, Senin (29/12/2025) dini hari.
Inter sukses mencatatkan kemenangan keempat secara beruntun sekaligus mengukuhkan posisi di puncak klasemen. Tambahan tiga poin membuat Inter kini mengoleksi 36 poin dari 16 pertandingan, dan kembali memimpin klasemen sementara yang sempat dikudeta .
Gol semata wayang kemenangan di Bergamo dicetak oleh Lautaro Martinez, yang kian kokoh di puncak daftar top skor Serie A dengan koleksi sembilan gol.
Hasil ini memastikan Inter Milan tidak tergoyahkan lagi dari puncak klasemen. Inter kini unggul satu poin atas rival sekota AC Milan yang beberapa jam sebelumnya menang telak 3-0 atas Verona.
Napoli menguntil di posisi ketiga dengan 34 poin. Laga lanjutan Serie A baru bergulir lagi setelah Tahun Baru sehingga Inter Milan dipastikan menutup tahun 2025 sebagai pemimpin klasemen.
Pelatih Inter Milan Cristian Chivu mengapresiasi keras keras para pemainnya sehingga bisa membawa poin penuh dari markas Atalanta. Menurut Chivu, hasil ini bukan hanya bernilai tiga poin, tetapi juga menunjukkan karakter tim dalam menghadapi tekanan sepanjang laga.
Chivu menilai Inter tampil lebih leluasa pada babak pertama sebelum Atalanta meningkatkan intensitas permainan di paruh kedua dengan penjagaan satu lawan satu.
“Di babak pertama kami bisa bermain lebih banyak dan punya ruang, terutama di sisi kanan. Pada babak kedua mereka menaikkan tekanan dan menutup ruang itu. Meski begitu, kami tetap senang karena hasil ini penting dan sangat berarti,” ujar Chivu, dikutip dari laman resmi klub.
Ia juga memberi pujian khusus kepada Marcus Thuram yang dinilai bekerja keras dalam membantu tim, baik saat menyerang maupun bertahan.
“Marcus merepotkan pertahanan lawan, banyak berlari, dan melakukan tekanan yang tepat. Ketika tenaganya mulai habis, kami memasukkan Pio yang juga tampil sangat baik. Dia merebut bola dan mengirimkan Lautaro berhadapan dengan gawang,” katanya.
Menurut Chivu, kedalaman skuad menjadi salah satu kekuatan Inter musim ini, terutama di lini depan. Ia mengaku puas dengan kontribusi seluruh penyerang, termasuk Pio Esposito dan Bonny, yang mampu beradaptasi dengan cepat.
“Kami senang memiliki empat penyerang dengan kualitas luar biasa. Mereka menikmati permainan, mencetak gol, dan selalu memberi kontribusi. Pio dan Bonny beradaptasi dengan sangat baik dan disukai semua orang, baik saat menjadi starter maupun masuk dari bangku cadangan,” jelasnya.
Meski Inter meraih hasil positif, Chivu menegaskan persaingan Serie A masih panjang dan belum ada jaminan apa pun meski timnya berada dalam tren bagus.
“Dalam sepak bola tidak ada yang pasti. Untuk tetap kompetitif, semuanya harus dibuktikan di lapangan. Kami masih di bulan Desember dan putaran pertama belum selesai. Perjalanan masih panjang dan kami harus terus bekerja,” tegasnya.
Chivu juga menyoroti padatnya jadwal pada awal 2026 yang akan menjadi ujian tersendiri bagi Inter. Sejumlah laga penting sudah menanti pada Januari mendatang.
“Awal 2026 kami akan menghadapi pertandingan-pertandingan penting melawan Bologna, Parma, dan Napoli. Januari akan menjadi bulan yang sangat menantang bagi kami,” tutup Chivu.