Islam Makhachev Pertahankan Gelar Kelas Welter, Pecahkan Rekor Kemenangan UFC
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) — Islam Makhachev semakin mengukuhkan dirinya sebagai salah satu petarung terhebat sepanjang masa dalam gelaran UFC 330, Minggu (16/8/2026). Ia berhasil melewati rekor legenda kelas menengah Anderson Silva dengan mencatatkan 17 kemenangan beruntun di UFC.
Makhachev (29-1) memperpanjang rentetan kemenangannya menjadi 17 setelah mengalahkan Ian Machado Garry (17-2) melalui keputusan mutlak juri di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia. Pertarungan lima ronde tersebut berlangsung kompetitif sepanjang laga. Namun, kemampuan gulat Makhachev yang tak kenal menyerah serta sebuah knockdown spektakuler melalui tendangan ke kepala pada ronde kedua menjadi pembeda.
Ketiga juri memberikan kemenangan kepada Makhachev dengan skor 49-46, 49-46, dan 48-47 dalam pertarungan kelas welter tersebut.
"Ian adalah petarung hebat dan orang yang baik. Saya menghormatinya. Dia membuat saya kesulitan, tetapi saya tetap membuktikannya di setiap pertarungan," kata Makhachev, dilansir ESPN.
Petarung asal Dagestan, Rusia, itu memulai rentetan kemenangan yang mencetak rekor tersebut pada September 2016. Makhachev juga telah meraih gelar juara UFC di kelas ringan dan kelas welter.
Sementara itu, rekor 16 kemenangan beruntun milik Silva bertahan selama lebih dari 13 tahun. Rentetan kemenangan mantan juara kelas 185 pound tersebut berlangsung sejak Juni 2006 hingga Oktober 2012.
Makhachev yang kini berusia 34 tahun merupakan rekan satu tim Khabib Nurmagomedov, legenda kelas ringan yang telah pensiun. Ia lebih diunggulkan menjelang pertarungan pada Sabtu, meski sejumlah pengamat menilai Garry menghadirkan tantangan yang sangat berbeda.
Makhachev yang lama berkarier di kelas ringan naik satu divisi pada November lalu untuk memburu gelar UFC keduanya. Meski secara luas dianggap sebagai petarung nomor satu pound-for-pound di dunia, kemampuannya di kelas welter masih belum sepenuhnya teruji.


















