JAKARTA, (ERAKINI) - Di zaman modern ini, dunia olahraga telah menjadi lebih dari sekadar arena kejuaraan dan kompetisi fisik. Olahraga telah menjadi panggung bagi seorang atlet bisa menyuarakan nilai-nilai keyakinan mereka dan memberikan inspirasi kepada jutaan orang di seluruh dunia
Salah satu tokoh yang mencuat di tengah kebisingan dunia olahraga, terutama di Ultimate Fighting Championship (UFC), adalah KhabibNurmagomedov. Namanya menjadi buah bibir bukan hanya karena keunggulannya sebagai petarung, tetapi juga karena perannya yang menginspirasi sebagai seorang Muslim.
KhabibNurmagomedov dikenal karena rekor tak terkalahkannya dan dominasinya di dalam Octagon, sebuat arena pertarungan panggung UFC di Amerika Serikat. Khabib berhasil memegang gelar Juara Kelas Ringan UFC selama periode yang mencatatkan rekor sebagai yang terlama dalam sejarah UFC hingga saat ini, mulai dari April 2018 hingga Maret 2021. Beberapa bahkan menganggapnya sebagai pemegang gelar juara kelas ringan UFC yang paling luar biasa sepanjang masa
Tetapi di balik kesuksesannya sebagai atlet, terdapat perjalanan spiritual yang mendalam yang membimbing dan memberi Khabib kekuatan sebagai hamba Alloh yang istiqomah dalam kariernya sebagai seorang petarung UFC.
Identitas keislamannya seringkali diungkapkannya dalam berbagai kesempatan, baik yang terkait langsung dengan pertandingan UFC, seperti konferensi pers dan pernyataan setelah memenangkan pertandingan, maupun dalam konteks lain, seperti melalui aktivitas di media sosial. Berikut kisah spiritual KhabibNurmagomedov sebagai Umat Nabi Muhammad SAW.
Khabib lahir pada 20 September 1988, di desa Sildi, Dagestan, Rusia, wilayah dengan mayoritas penduduk Muslim. Agama Islam telah menjadi bagian integral dari hidupnya sejak kecil, ditanamkan oleh keluarganya, terutama ayahnya, Abdulmanap Nurmagomedov, yang juga merupakan pelatihnya.
Ayahnya berperan penting dalam membentuk karakter Khabib, tidak hanya sebagai seorang atlet tetapi juga sebagai seorang Muslim yang taat. Dalam karier di UFC, gelar Juara Kelas Ringan UFC sukses diraihnya pada bulan April 2018
Dalam setiap lankahnya, Khabib selalu menekankan pentingnya agama Islam sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan. Baginya, iman adalah sumber kekuatan dan ketenangan, terutama dalam menghadapi tantangan dan kesulitan. Dalam berbagai wawancara, ia sering berbicara tentang bagaimana agama membantunya tetap rendah hati, disiplin, dan fokus pada tujuan-tujuannya
Khabib meyakini bahwa kesuksesan sejati tidak hanya diukur dari pencapaian duniawi, tetapi juga dari kedekatan dengan Allah. Ia selalu berusaha untuk menjaga keseimbangan antara kehidupan duniawi dan spiritual, menyadari bahwa ketenaran dan kekayaan hanyalah sementara
Khabib menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai panutan utama dalam hidupnya. Ia tidak ingin menjadi seperti tokoh-tokoh terkenal lainnya, tetapi mengikuti teladan Nabi Muhammad SAW dalam segala aspek kehidupan. Baginya, Nabi Muhammad SAW adalah contoh sempurna tentang bagaimana menjalani hidup dengan iman, integritas, dan kasih sayang
Petarung yang memgang rekor bertanding 29 kali tanpa kalah ini menyadari bahwa menjaga keseimbangan antara agama dan impian adalah hal yang tidak mudah. Ketenaran dan kesuksesan dapat menjadi ujian, tetapi ia percaya bahwa dengan iman yang kuat, seseorang dapat tetap berada di jalan yang benar. Ia selalu berusaha untuk tidak tergoda oleh hal-hal duniawi dan tetap fokus pada nilai-nilai Islam yang dianutnya.
Dalam setiap wawancara, Khabib selalu menyampaikan kata-kata pujian untuk Sang Pencipta, seperti 'Alhamdulillah' dan 'Insya Allah', bahkan ketika berada di atas arena di depan khalayak ramai. Hal ini menandakan bahwa Khabib adalah individu yang sangat religius dan dengan bangga menunjukkan identitasnya sebagai seorang Muslim
Pada bulan September 2008, Nurmagomedov memulai karier MMA profesionalnya dan berhasil mencatatkan empat kemenangan dalam waktu kurang dari satu bulan. Sedenagkan debut karier di ajang UFC dilakoninya pada Januari 2012. Khabib sukses meraih gelar Juara Kelas Ringan UFC pada bulan April 2018. Sejak itu kariernya terus melejit hingga dirinya pertarungannya dengan Conor McGregor pada 6 Oktober 2018. Pertarungan Khabib versus Mc Gregor menjadi salah satu pertarungan paling kontroversial dan bersejarah dalam sejarah Ultimate Fighting Championship (UFC).
Di ajang MMA maupun UFC, Khabib secara konsisten memperlihatkan simbol Islam di dalam arena pertarungan. Pada debutnya di UFC melawan Kamal Shalorus misalnya, Khabib seringkali melakukan gestur berdoa dengan mengangkat tangan.
Gaya ini menjadi ciri khas petarung asal Dagestan ini dan diulanginya dalam setiap pertandingan. Khabib memiliki kesadaran bahwa hidupnya adalah anugerah dari Allah. Dalam doanya, petarung yang dijuluki The Eagle ini memohon kemenangan dari Allah, dan setelah meraih kemenangan, dia bersujud syukur sebagai tanda rasa terima kasih
Khabib dikenal sebagai petarung yang menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan menghormati lawannya. Ia tidak pernah terlibat dalam perilaku yang tidak pantas atau merendahkan, bahkan terhadap lawan-lawannya yang seringkali bersikap provokatif. Baginya, MMA adalah olahraga yang membutuhkan disiplin, kerja keras, dan rasa hormat.
Selain itu, dalam kehidupan sehari-hari Khabib juga dikenal karena kedermawanannya. Ia sering memberikan bantuan kepada orang-orang yang membutuhkan dan menggunakanPlatformnya untuk menyebarkan pesan-pesan positif tentang Islam.
Pada tahun 2020, Khabib memutuskan untuk mengakhiri kariernya di MMA setelah kematian ayahnya. Keputusan ini diambil karena ia ingin memenuhi janjinya kepada ibunya untuk tidak bertarung tanpa kehadiran ayahnya. Selain itu, ia juga ingin lebih fokus pada keluarga dan agamanya
Setelah pensiun, Khabib aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan. Ia juga membuka akademi MMA untuk melatih generasi muda dan menanamkan nilai-nilai Islam dalam diri mereka.
KhabibNurmagomedov bukan hanya seorang atlet yang sukses, tetapi juga seorang tokoh inspiratif yang telah memberikan dampak positif bagi banyak orang di seluruh dunia. Kisah hidupnya adalah contoh tentang bagaimana iman, ketekunan, dan kerja keras dapat membawa seseorang meraih kesuksesan sejati. Ia telah menunjukkan bahwa menjadi seorang Muslim yang taat tidak menghalangi seseorang untuk mencapai impian-impiannya.