Nasional
| 30 Maret 2026 - 21:30 WIB
GKB-NU menilai eskalasi konflik tersebut berpotensi memicu perang berskala luas yang mengancam stabilitas global serta masa depan kemanusiaan.
Hery menilai hegemoni Amerika Serikat tidak lagi berada pada puncaknya dan kini bergerak menuju sistem dunia yang lebih multipolar.
Inisiator GKB-NU, Hery Haryanto Azumi, mengatakan bahwa Board of Peace tidak dapat dilepaskan dari konfigurasi politik global yang lebih luas, khususnya keterkaitannya dengan Abraham Accords.