Search

Kecelakaan di Tol Batang, Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Termasuk Milik Ketum PKN Gede Pasek Suardika

BATANG, (ERAKINI) - Kecelakaan beruntun terjadi di ruas Jalan Tol Batang KM 361+600 jalur A, tepatnya di wilayah Desa Gondang, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, pada Minggu sore (16/3/2026). Insiden tersebut melibatkan sebuah bus milik PO Haryanto yang menabrak lima kendaraan lain yang sedang melintas dari arah Jakarta menuju Semarang.

Salah satu mobil yang terdampak dalam peristiwa tersebut diketahui ditumpangi Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Gede Pasek Suardika.

Menurut keterangan pihak kepolisian, kecelakaan yang melibatkan total enam kendaraan itu terjadi sekitar pukul 15.45 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun satu orang dilaporkan mengalami luka ringan.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Batang, Eka Hendra Ardiansyah, menyampaikan bahwa seluruh kendaraan yang terlibat merupakan kendaraan para pemudik yang tengah melakukan perjalanan menuju arah timur. “Ya ada kecelakaan di tol Batang, melibatkan 6 kendaraan. Tidak ada korban jiwa, satu orang luka ringan,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dihimpun polisi, kendaraan yang terlibat kecelakaan antara lain:
- Bus Hino (Po. Haryanto)S 7428 UN
- Wuling Alvez B 1556 RZR
- Dua unit Toyota Innova bernomor polisi F 1434 QJ dan B 2387 EGX
- Suzuki XL7 S 1599 CF
- Mobil listrik Chery Omoda J6 B 1194 BDV

Mobil listrik Chery tersebut merupakan kendaraan yang ditumpangi Gede Pasek Suardika. Saat kejadian, mobil itu dikemudikan oleh putrinya, Putu Devi Narasari (27). Polisi menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika bus yang dikemudikan Tega Wijyanarko (42), warga Gunungpati, Semarang, melaju di lajur kiri dari arah barat menuju timur.

Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi bus diduga tidak mampu mengendalikan laju kendaraan sehingga menabrak mobil Wuling Alvez yang berada tepat di depannya. Setelah benturan pertama, bus kemudian oleng ke kanan dan kembali menghantam beberapa kendaraan lain yang berada di jalur yang sama.

Beberapa kendaraan lain yang ikut tertabrak di antaranya Toyota Innova yang dikemudikan Witanto (45) warga Sukabumi, Toyota Innova milik Rasim Yudiasmita (53) warga Depok, serta Suzuki XL7 yang dikemudikan Abdul Hadi Mawardi (45) warga Bojonegoro. Akibat kejadian tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta.

Pengakuan Gede Pasek: Ditabrak Keras dari Belakang

Gede Pasek menyampaikan bahwa anaknya, Devi Narasari baru menyetir setengah jam usai mampir ke Rest Area wilayah Pekalongan kemudian diseruduk Bus dari belakang. Kerasnya ditabrak dari belakang sampai pecah ban sebelah kanan. Sehingga mobil harus diderek.

“Saya sampaikan kondisinya baik-baik saja atas kecelakaan di Tol. Pekalongan-Batang. Dari rencana perjalanan Jakarta-Solo. Kini mobil ditinggal di pos Tol Jasa Marga Batang dan Saya sudah dihandle teman lanjut ke Solo dengan keadaan baik, sehat dan tanpa ada luka sedikit pun,” kata Gede Pasek dikutip dari akun Facebooknya.

Ia juga mengunggah sejumlah foto dan video kejadian kecelakaan tersebut. “Bagaimana peristiwa nya bisa dilihat dua video ini, satu dari Dashcam mobil Saya dan Dashcam mobil yang selamat dan sempat merekamnya dari belakang ulah bus ugal-ugalan tersebut. Intinya, Saya, anak dan sopir dalam keadaan sehat tanpa ada luka sedikit pun,” katanya.