Search

BTS Rilis Album Baru Arirang Jelang Konser Comeback Spektakuler usai Wajib Militer

SEOUL, (ERAKINI) — Grup K-pop asal Korea, BTS, resmi merilis album terbaru bertajuk Arirang, Jumat (20/3/2026). Album baru ini dirilis jelang konser comeback besar di Seoul yang diprediksi dihadiri lebih dari 260 ribu penggemar.

Album ini menjadi penanda kembalinya BTS setelah hampir empat tahun vakum akibat seluruh anggota menjalani wajib militer. Konser yang digelar Sabtu (21/3) malam di Gwanghwamun Square akan menjadi penampilan pertama mereka sebagai formasi lengkap sejak 2022, sekaligus pembuka tur dunia dengan total 82 pertunjukan.

Dilansir The Guardian, album "Arirang" yang berisi 14 lagu ini mengangkat identitas dan akar budaya Korea sebagai tema utama. Judulnya diambil dari lagu rakyat legendaris Korea Selatan yang sarat makna kerinduan dan perpisahan, bahkan kerap disebut sebagai lagu kebangsaan tidak resmi negara tersebut.

“Kami memikirkan secara mendalam tentang identitas kami dan bagaimana mengekspresikannya secara autentik melalui musik dan penampilan,” ujar salah satu personel BTS, Jimin dalam pernyataan resmi.

Ia menambahkan, proses kreatif album ini juga menjadi refleksi atas latar belakang BTS sebagai grup yang seluruh anggotanya berasal dari Korea.

Album ini memuat lagu dari Body to Body hingga Into the Sun, dan sebagian proses rekamannya dilakukan di Los Angeles dengan melibatkan kolaborasi musisi internasional.

Antusiasme menyambut comeback BTS terlihat jelas di Seoul. Hotel-hotel dilaporkan penuh sejak jauh hari, sementara ribuan penggemar dari berbagai negara mulai memadati kota tersebut. Di sejumlah titik, spanduk bertuliskan “Welcome BTS + ARMY” menghiasi jalanan. Berbagai merchandise seperti hoodie hingga figur mini juga dijual di toko pop-up dan pusat perbelanjaan.

Dua penggemar asal Filipina, Mara Cristia Yao dan Rodessa Ericka Bonon, mengaku tetap datang ke Seoul meski tidak mendapatkan tiket konser. “Kami tetap datang ke area ini. Sekarang kami sedang mencari posisi terbaik untuk besok,” kata Yao di sekitar Gwanghwamun Square.

Pengamat K-pop dari Billboard, Jeff Benjamin, menyebut album ini sebagai surat cinta BTS untuk negara asal mereka. “Mereka menatap masa depan, tetapi tetap mengingatkan penggemar tentang sejarah dan identitas mereka,” ucapnya.

Keamanan Diperketat, Seoul Siaga
Pemerintah Korea Selatan meningkatkan status keamanan menjelang konser comeback BTS yang diprediksi menyedot ratusan ribu penonton.

Status siaga teror di Seoul dinaikkan satu tingkat menjadi level kedua terendah dari empat tingkat, dan akan berlaku hingga Sabtu tengah malam.

Presiden Lee Jae Myung menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan acara berskala besar tersebut. “Ini adalah momen penting untuk menegaskan posisi budaya Korea di dunia, namun keselamatan tetap menjadi hal utama,” tandasnya.

Sebanyak 6.500 personel kepolisian, termasuk lebih dari 70 unit antihuru-hara, akan dikerahkan. Pemerintah kota juga menyiapkan 3.400 petugas tambahan, ratusan mobil pemadam, serta ratusan personel tanggap darurat.

Area konser di Gwanghwamun Square akan dilengkapi 31 pintu masuk dengan detektor logam, serta pengamanan berlapis termasuk pembatas kendaraan dan penjagaan pasukan khusus. Akses ke puluhan gedung di sekitar lokasi juga akan dibatasi, sementara transportasi umum seperti kereta bawah tanah akan melewati sejumlah stasiun terdekat guna menghindari kepadatan.

Konser ini diperkirakan akan dihadiri hingga 260 ribu orang, termasuk banyak penggemar yang tidak memiliki tiket dan akan berkumpul di area sekitar.

Selain konser, Seoul juga menggelar rangkaian festival budaya, termasuk pertunjukan drone di Sungai Han dan instalasi bertema BTS di berbagai titik kota hingga pertengahan April.

Konser comeback ini juga akan disiarkan secara langsung melalui Netflix ke lebih dari 190 negara, memungkinkan jutaan penggemar di seluruh dunia ikut menyaksikan momen bersejarah tersebut.