Search

Prediksi Liga Champions Liverpool vs Galatasaray: Misi Berat The Reds di Anfield

JAKARTA, (ERAKINI) – Liverpool menghadapi misi berat saat menjamu Galatasaray pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions Eropa di Anfield, Kamis (19/3/2026) dini hari pukul 03.00 WIB. Tertinggal agregat 0-1, The Reds wajib menang untuk lolos ke perempat final.

Galatasaray datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah dua kali mengalahkan Liverpool di turnamen yang sama musim ini, termasuk kemenangan tipis 1-0 di leg pertama. Meski demikian, bermain di Anfield selalu menghadirkan tantangan berbeda.

Secara historis, wakil Turki itu memang belum pernah menang di markas Liverpool. Namun, mereka juga tak pernah benar-benar inferior. Tim berjuluk Cimbom pernah menahan imbang The Reds 0-0 pada 2002 dan hanya kalah tipis 2-3 pada 2006 meski sempat tertinggal tiga gol lebih dulu.

Rekor Galatasaray di Inggris juga kurang meyakinkan, dengan hanya satu kemenangan dari 12 laga. Meski begitu, kemenangan tersebut diraih di kandang Manchester United pada musim 2023/2024 di bawah asuhan pelatih yang sama, Okan Buruk, sebuah bukti bahwa kejutan tetap mungkin terjadi.

Di sisi lain, Liverpool memiliki rekor kandang yang solid di kompetisi Eropa. Mereka memenangi 15 dari 19 pertandingan terakhir di Anfield, termasuk dominan saat menghadapi klub-klub asal Turki.

Pelatih Liverpool, Arne Slot, menegaskan timnya telah belajar dari dua kekalahan sebelumnya musim ini. Bermain di kandang sendiri disebutnya menjadi keuntungan penting bagi timnya.

“Kami sudah dua kali menghadapi mereka dan kalah. Namun kali ini kami bermain di kandang dengan dukungan penuh suporter. Kami bekerja keras agar detail pertandingan berpihak kepada kami,” ujar Slot dilansir UEFA.com.

Bek Liverpool, Andy Robertson, juga menekankan pentingnya peningkatan performa tim. Ia mengakui The Reds tampil di bawah standar pada leg pertama.

“Kami yakin bisa lolos ke perempat final, tetapi harus membuktikannya. Pekan lalu kami kesulitan di semua lini, jadi level permainan harus meningkat,” kata Robertson.

Sementara itu, pelatih Galatasaray, Okan Buruk, menegaskan duel belum berakhir meski timnya unggul agregat.

“Ini belum selesai. Bermain di Anfield akan sangat sulit. Liverpool adalah tim berkualitas yang bisa memanfaatkan setiap kesalahan. Kami harus fokus penuh,” tandasnya.

Gelandang Galatasaray, Mario Lemina, menambahkan bahwa target timnya jelas mengincar kemenangan kedua untuk memastikan tiket ke babak selanjutnya.

“Kami sudah menang di leg pertama dan ingin mengulanginya di Anfield. Target kami jelas, lolos ke perempat final,” kata Lemina.

Secara statistik, Liverpool memiliki catatan cukup baik saat bangkit dari kekalahan 0-1 di leg pertama, dengan sembilan kali lolos dari 13 kesempatan. Namun, tren terbaru menunjukkan mereka kerap gagal di fase ini dalam dua musim terakhir.

Di sisi lain, Galatasaray cukup tangguh saat unggul di leg pertama, dengan 14 kali lolos dari 17 kesempatan. Meski begitu, mereka mulai menunjukkan kerentanan saat hanya unggul satu gol, dengan dua kegagalan dalam tiga kasus terakhir.

Laga di Anfield diprediksi berlangsung sengit. Liverpool mengandalkan kekuatan kandang untuk membalikkan keadaan, sementara Galatasaray berambisi mencetak sejarah dengan menyingkirkan raksasa Inggris tersebut.