Demokrat dan PKS Alihkan Dukungan, Ariza-Marshel Batal Maju Pilkada Tangsel 2024
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Kabar mengejutkan datang dari Pilkada Tangerang Selatan (Tangsel) di masa pendaftaran pasangan calon. Ahmad Riza Patria (Ariza) mundur dari pencalonan Wali Kota Tangsel.
Mundurnya politikus Partai Gerindra itu otomatis membuat pasangan Ariza dan komika Marshel Widianto tidak jadi maju di Pilkada Tangsel 2024. Dua partai pengusung, yakni Partai Demokrat dan PKS, sudah mengalihkan dukungannya. Partai Demokrat memilih mengalihkan dukungannya kepada pasangan Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan.
"Informasi mundurnya Pak Ariza Patria pada kontestasi Pilkada Tangsel ini benar. Oleh karena itu terjadi peralihan dukungan di Pilkada Tangsel dari Riza - Marshel menjadi Benyamin-Pilar," ujar Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani kepada wartawan di Jakarta, Rabu (28/8/2028).
Kamhar menegaskan perubahan dan pergeseran dukunhan pada menit-menit terakhir merupakan dinamika yang biasa di masa Pilkada. Menurut Kamhar, mendukung Benyamin Pilar adalah opsi pertama dari Partai Demokrat berdasarkan aspirasi kader di Tangsel.
"Sesungguhnya ini balik ke opsi awal dengan mengakomodir aspirasi struktur partai di seluruh tingkatan serta konstituen Partai Demokrat di Tangerang Selatan," jelasnya.
Pasangan Riza-Marshel sebelumnuya diusung Partai Gerindra, NasDem, PSI, Demokrat, PKS, dan Garuda. Hanya, kini Kamhar tidak mengetahui kemana arah dukungan dari koalisi pengusung Ariza-Marshel tersebut.
"Masing-masing partai yang sebelumnya mendukung pasangan Ariza - Marshel punya otonomi untuk menentukan arah dukungan politik selanjutnya. Kami menghormati pilihan politik masing-masing," ucapnya.
PKS sebelumnya sudah terlebih dahulu membatalkan dukungan kepada Ariza -Marshel dan mengalihkan dukungan untuk pasangan Ruhamaben dan Shinta Wahyuni Chairuddin.
"DPTP PKS memutuskan untuk menarik rekomendasi/SK/Form B 1 KWK yg sebelumnya sudah diberikan kepada calon lain, dengan mengeluarkan dukungan resmi terbaru (SK dan Form B 1 KWK) pada Pilkada Tangsel kepada dua kader PKS, yaitu Ruhamaben-Shinta," kata Presiden PKS Ahmad Syaikhu dalam keterangannya, Selasa (28/8/2024).
Syaikhu menjelaskan bahwa pengalihan dukungan itu diputuskan setelah PKS mendengarkan aspirasi dari para kader dan masukan public. Terutama setelah adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memungkinkan PKS mengusung sendiri calon wali kota dan wakil wali kota Tangsel.

















