“Ada klaster aktor intelektual, klaster yang membuntuti, klaster yang menculik, serta klaster penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dan membuang korban,” jelas Abdul Rahim, Rabu (27/8/2025).
Namun, saat ini baru delapan tersangka yang diketahui peran atau klasternya. Tersangka C, DH, YJ, dan AA berperan sebagai aktor intelektual atau otak aksi kriminal. Sementara tersangka berinisial AT, RS, RAH dan RW berperan sebagai penculik.
Abdul Rahim mengungkapkan, hingga kini pemeriksaan terhadap seluruh tersangka masih berlangsung untuk menggali motif di balik aksi kejahatan tersebut. Oleh karena itu, polisi belum merinci identitas lengkap para pelaku. “Yang sudah ditangkap dan ditetapkan tersangka ada 15 orang. Saat ini masih pendalaman,” ucapnya.
Diketahui, Ilham menjadi korban penculikan dan pembunuhan di salah satu pusat perbelanjaan di Ciracas, Jakarta Timur. Dari rekaman CCTV Ilham terlihat awalnya berjalan di parkiran menuju mobilnya. Pelaku ternyata sudah menunggu di dalam mobil yang diparkir persis di samping mobil korban.
Ilham sempat mencoba melawan, tapi usahanya gagal. Ia langsug dimasukkan ke mobil para pelaku. Jenazah Ilham kemudian ditemukan di Kampung Karangsambung, RT 8/RW 4, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (21/8) sekitar pukul 05.30 WIB.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, sebelumnya membeberkan, penangkapan 15 tersangka merupakan hasil kerja tim gabungan dari Subdit Jatanras dan Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Dari total 15 orang, enam ditangkap oleh Subdit Resmob, sementara sembilan lainnya diamankan Subdit Jatanras.
Dari 15 orang yang ditangkap, salah satunya adalah Dwi Hartono alias DH. Ia disebut polisi sebagai salah satu aktor intelektual penculikan. DH bukanlah sosok asing di kampung halamannya di Jambi.
Ia dikenal sebagai pengusaha bimbingan belajar online sekaligus motivator. Sosoknya kerap disebut dermawan. Pernah suatu kali ia pulang kampung dengan helikopter, membuat warga heboh sekaligus bangga.
Namun citra itu runtuh ketika DH ditangkap polisi bersama dua tersangka lain, YJ dan AA, di Solo, Jawa Tengah, pada 23 Agustus malam. Sehari setelahnya, tersangka lain berinisial C ikut ditangkap di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.
Meski belasan orang sudah diamankan, misteri terbesar dalam kasus ini belum terjawab, yakni motif di balik penculikan dan pembunuhan Ilham?
Ade Ary mengatakan penyidik masih melakukan pendalaman terkait motif penculikan dan pembunuhan ini. Penyidik harus melakukan penyelidikan secara cermat dan sesuai dengan prosedur.