Iin Mutmainnah saat dilantik menjadi Wali Kota Jakarta Barat oleh Gubernur DKI Pramono Anung, Rabu (17/12/2025). Foto: Dok Pemprov DKI
JAKARTA, (ERAKINI) – Jakarta Barat kini dipimpin Iin Mutmainnah setelah dilantik menjadi Wali Kota oleh Gubernur DKI Pramono Anung, Rabu (17/12/2025). Iin merupakan birokrat tulen yang memiliki perjuangan luar biasa hingga sampai ke titik sekarang.
Penunjukan Iin Mutmainnah sebagai wali kota merupakan sejarah. Iin menjadi yang menduduk posisi , dan kedua di DKI Jakarta setelah Sylviana Murni menjabat Wali Kota Jakarta Pusat periode 2008-2010.
Sebelumnya Sylviana Murni juga sempat memimpin Jakarta Barat. Namun, jabatannya Sylviana hanya sebagai Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota dari 11 April hingga Mei 2013.
"Saya senang, saya gembira. Setelah tanggal 1 April 2008, hari ini kita punya kembali wali kota perempuan yang ada di Jakarta," ujar Pramono saat pelantikan.
Pramono secara terang-terangan memuji rekam jejakIin Mutmainnah yang dinilainya sangat mumpuni. Pramono pun memastikan seluruh proses rotasi jabatan di Pemprov DKI Jakarta, termasuk pengangkatan Iin jadi wali kota, dilakukan berdasarkan sistem meritokrasi dan capaian kinerja yang selama ini telah diraih. Selain itu, prosesnya dilakukan secara terbuka dan transparan.
"Kariernya panjang sekali. Saya yakin dalam kepemimpinan Wali Kota Iin, mudah-mudahan Jakarta Barat menjadi lebih baik," sebut Pramono.
Dirangkum Erakini Kamis (18/12/2025), Iin merupakan birokrat tulen yang memulai karier dari bawah. Perempuan kelahiran 7 Maret 1971 ini memiliki gelar pendidikan Sarjana Sosial (SSos) dan Magister Sains (MSi). Iin memiliki pengalaman komprehensif di berbagai level pemerintahan DKI Jakarta.
Iin mulai mengabdi di Pemprov DKI Jakarta sejak tahun 1991. Ia meniti karier dari posisi sebagai Sekretaris Kelurahan pada awal 2000-an. Ia selanjutnya dipercaya menjai Wakil Lurah dan Lurah Munjul Kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur.
Kariernya terus menanjak dengan menduki posisi Camat Cipayung. Pada 21 Maret 2023, Iin diangkat menjadi Wakil Wali Kota Jakarta Timur. Ia sempat mendapat tugas tambahan sebagai Plt Wali Kota Jakarta Timur pada akhir 2024.
Saat menjabat Wakil Wali Kota dan Plt Wali Kota, Iin aktif mengurus pelayanan publik di Jakarta Timur, termasuk pendidikan, kesehatan, pemerataan layanan, advokasi perempuan dan anak, serta kolaborasi komunitas dan pemangku kepentingan.
Sebelum menjabat Wakil Wali Kota, Iin menduduki posisi Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta. Selain jabatan pemerintahan, Iin juga dipercaya menjadi Ketua Majelis Pembimbing Satuan Karya Pramuka (Mabisaka) Saka Kencana Masa Bakti 2024–2029.
Pergantian pucuk pimpinan di DKI Jakarta tak membuat Iin kehilangan posisi. Berkat pengalamannya, Pramono Anung yang terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta, kembali memasukkan Iin dalam daftarnya "kabinetnya". Iin dilantik lagi menjadi Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta pada awal Mei 2025. Tak butuh lama menduduki posisi ini, Iin kini dipercaya memimpin pemerintahan Jakarta Barat.
Perjuangan Hidup sampai Menahan Lapar
Namun, di balik kariernya yang cemerlang itu, perjuangan hidup Iin tidaklah mudah. Dalam sebuah acara Kajian Muslimah Balaikota dengan tema “Inspiring Story: Muslimah Berdaya, Keluarga Bahagia”, pada 3 Januari 2025, Iin membagikan kisahnya di masa lalu.
Saat kuliah, Iin mengaku sempat mengalami kesulitan keuangan. Ia lalu memutuskan berhenti kuliah sejenak di akhir tahun untuk mencari uang tambahan. Ia kemudian mengikuti temannya melamar sebagai Sales Promotion Girl (SPG). Dari awal niat hanya menemani, Iin ternyata diterima bekerja sebagai SPG di Plaza Indonesia.
Di saat gembira dapat pekerjaan, Iin masih harus dihadapkan dengan kondisi keuangan. Ia sempat harus menahan lapar karena hanya punya uang Rp50 di kantong.
“Saat itu panas, terik, di Plaza Indonesia masih baru dan tidak ada yang saya kenal. Lalu dengan duit tersebut, saya lihat ada tukang gorengan, saya beli sepotong singkong goreng. Saya rasakan sedikit-sedikit singkong itu dan masya Allah,” kenangnya.
“Jika Allah izinkan saya untuk menikmati makanan yang mungkin hari ini bisa dibeli sebanyak apa pun, belum tentu saya bisa kembali merasakan nikmat yang dirasakan pada saat itu. Maka saya selalu teringat sampai saat ini,” lanjutnya.
Iin yang saat itu belum tahu arah hidupnya kemana hanya bisa ikhlas dan tetap semangat menjalani pekerjaannya. Tap ia tidak terlena dengan kehidupannya itu. Ia lalu mencoba masuk Sekokah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) atau sekarang bernama IPDN. Setelah 40 hari berpuasa dan salat malam, ia akhirnya lulus dan masuk STPDN pada tahun 1990.
Setelah lulus dari STPDN, Iin memulai karier di Kelurahan Munjul. Setelah 6 bulan menjadi Sekretaris Kelurahan, ia diangkat menjadi Wakil Lurah selama 5 tahun dan berlanjut menjadi Lurah pada 5 tahun berikutnya. Saat menjadi Lurah Munjul, Iin memiliki prestasi sebagai Juara 2 Evaluasi Kinerja Lurah Tingkat Provinsi DKI Jakarta.
Kini, Iin Mutmainnah mencatat sejarah jadi wali kota perempuan pertama di Jakarta Barat, dan kedua di DKI Jakarta. Diketahui, jabatan Wali Kota Jakarta Barat kosong setelah Uus Kuswanto naik jabatan menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta sejak 1 Desember 2025.
Iin mengatakan kesuksesannya tak lepas dari dukungan keluarga. Bagi Iin, kesuksesan datang berkat ridho Allah SWT, ridho suaminya, dan ridho kedua orang tua.