Motif Penyerangan Polres Tarakan, Kapendam Mulawarman: Dipicu Salah Paham
Thomas Pulungan
TARAKAN, (ERAKINI) - Komando Daerah Militer (Kodam) VI/Mulawarman sudah memeriksa sejumlah prajurit TNI yang terlibat insiden penyerangan Polres Tarakan, Kalimantan Utara. Dari hasil pemeriksaan diketahui jika pemicu penyerangan hanya akibat salah paham.
"Ini murni kesalahpahaman antarindividu, bukan masalah antarinstitusi," ujar Kapendam Mulawarman Kolonel (Kav) Kristiyanto dalam keterangannya, Selasa (25/2/2025).
Hanya, Kolonel Kristiyanto tidak merinci kesalahpahamannya seperti apa. Kodam VI/Mulawarman bersama Korem 092/Mulwarman dan Brigif 24/BC, masih menyelidiki persoalan ini. Pihaknya bersama Polres Tarakan juga sudah melakukan mediasi untuk mencegah eskalasi lebih lanjut.
Meski demikian, Kristiyanto memastikan situasi di Tarakan sudah aman dan kondusif. Kejadian ini tidak mempengaruhi sinergitas antara TNI dan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kalimantan Utara.
"TNI dan Polri tetap solid dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kalimantan Utara, termasuk Kota Tarakan," tegasnya.
Kristiyanto menjelaskan bahwa oknum TNI yang terlibat penyerangan merupakan personel dari Bantuan Penugasan (BP) Satgas Yonif 614/RJP. Sejumlah oknum prajurit itu telah dikonsolidasikan dan menjalani pemeriksaan sesuai prosedur.

















