PKB Gunakan Sistem Uji Kelayakan di Muscab Serentak Jateng
Hendrati Hapsari
SEMARANG, (ERAKINI) - Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jawa Tengah tahun ini menerapkan sistem seleksi ketat melalui uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).
Wakil Ketua Umum DPP PKB, Ida Fauziah mengatakan, Muscab merupakan konsolidasi struktural partai berlangsung setiap lima tahun sekali.
“Proses Muscab tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena mengkombinasikan usulan dari bawah atau akar rumput dengan hasil pemetaan dari DPP PKB,” kata dia.
Muscab dilaksanakan serentak di 35 kabupaten/ kota di Jawa Tengah mulai 15-20 April 2026. Sekitar 819 kader tampil sebagai calon Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) tersebar di berbagai daerah.
Muscab digelar di berbagai daerah. Acara Muscab Gelombang I dipimpin Wakil Ketua Umum DPP PKB Ida Fauziah di Resort Tlogo Tuntang, Kabupaten Semarang, Rabu (15/4/2026).
Setiap calon Ketua DPC, kata dia, akan dilakukan uji kelayakan dan kepatutan. Langkah ini untuk memastikan calon ketua DPC memiliki kapasitas mengelola organisasi PKB di tingkat kabupaten dan kota.
“Melalui sistem ini nama-nama bakal calon yang muncul dalam Muscab tidak langsung ditetapkan sebagai ketua, melainkan akan melalui tahapan seleksi lanjutan oleh DPP,” terang dia.
Dia melanjutkan, setelah pengumuman bakal calon ketua maka nama-nama tersebut akan mengikuti uji kelayakan dan kompetensi (UKK) yang akan melibatkan pengurus DPW, DPP dan akademisi.

















