SEMARANG, (ERAKINI) - Keharmonisan masyarakat Ampel Gading, Kelurahan Kalisegoro Kecamatan Gunungpati Kota Semarang terpancar jelas dalam rangkaian acara Sedekah Bumi yang digelar akhir pekan ini.
Ketua Panitia Sedekah Bumi Ampel Gading, Sukari mengatakan acara tahun ini mengusung tema "Guyub Tanpo Gugup, Migunani Tanpo Nglarani. Artinya, mengajak untuk hidup bermasyarakat dengan kompak, guyub rukun, bersosialisasi secara santai, tenang.
"Juga mengajak masyarakat menjadi manusia yang berguna bagi sesama, memberikan manfaat atau pertolongan, namun tidak dengan cara merugikan, menyakiti perasaan, atau merendahkan orang lain," ujar Sukari, Sabtu (9/5/2026).
Rangkaian kegiatan apitan atau sedekah bumi dimulai sejak Jumat, (8/5/2026) diawali dengan acara doa bersama warga di Makam Kyai dan Nyai Kabluk. Kemudian kirab budaya digelar pada Sabtu (9/5/2026).
Lalu, kirab budaya menampilkan barongsai Teratai Emas, warga tiap RT dengan aneka kostum, serta dua gunungan berisi buah-buahan dan sayuran. Peserta kirab berjalan mengitari hampir seluruh jalan kampung yang ada. Kirab diakhiri dengan "rebutan" gunungan.
Acara sedekah bumi ditutup dengan pagelaran wayang kulit yang mengusung lakon "Sirnaning Angkoro Murko" oleh dalang Ki Aan Bagus Saputro pada Sabtu (9/5/2026).
Sukari menjelaskan, kekayaan dan keanekaragaman budaya dalam masyarakat merupakan sesuatu yang patut mendapatkan perhatian dari berbagai pihak, sehingga kekayaan ini tetap menjadi aset bangsa yang membanggakan dan dilestarikan.
"Sedekah bumi juga merupakan bentuk kegiatan perwujudan rasa syukur kepada Allah yang telah memberikan keberkahan dan kemakmuran atas bumi yang ditempati," jelasnya.
Pengarah acara, M Zuyyina Laili menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjalin kebersamaan antar warga masyarakat serta bentuk perhatian terhadap pelestarian budaya.
"Apitan ini juga menunjukkan teladan bagi generasi muda untuk bisa menjadikan tradisi ini sebagai warisan budaya leluhur bangsa Indonesia yang harus terus dijaga dan dilestarikan," tandasnya.
Usung Semangat Guyub Rukun, Warga Ampel Gading Gelar Tradisi Apitan