Polisi Ungkap Biang Kerok Penyebab Kemacetan Parah di Jalur Puncak Bogor
Thomas Pulungan
BOGOR, (ERAKINI) - Polisi mengungkap biang kerok penyebab kemacetan parah yang terjadi di Jalur Puncak, Bogor, sejak Minggu (15/9/2024) siang hingga tengah malam.
Data Lantas Polres Bogor, jumlah kendaraan yang naik dan turun dari Jalur Puncak pada Minggu kemarin mencapai sekitar 114.000 unit. Angka tersebut terhitung sejak pukul 00.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB.
"Total kendaraan yang naik dan turun itu kurang lebih 114.000. Angka itu terhitung sejak di hari tadi pukul 00.00 WIB sampai pukul 23.00 WIB," ujar Kasat Lantas Polres Bogor AKP Rizky Guntama.
Kata dia, kendaraan yang memadati Jalur Puncak ini didominasi roda dua. Dari total 114 kendaraan, sekitar 60 persen adalah sepeda motor, dan sisanya roda empat.
"Memang sudah diprediksi bahwa volume kendaraan akan meningkat pada hari Minggu, tetapi lonjakan kali ini sangat signifikan. Terutama roda dua yang sangat mendominasi," kata Rizky.
Menurut dia, peningkatan jumlah sepeda motor yang tidak tertib dan sering mengambil jalur kendaraan lain memperburuk kemacetan. Hal ini menyulitkan proses pengaturan arus lalu lintas di sepanjang Jalan Raya Puncak.
"Didominasi oleh kendaraan roda dua, perbandingannya 60-40 dengan roda empat. Jadi roda dua 60 persen, motor mendominasi. Makanya terlihat di sepanjang Jalan Raya Puncak itu kendaraan roda dua sangat banyak," bebernya.


















