Banjir Belum Surut, Jalur Pantura Demak-Kudus Masih Ditutup
Thomas Pulungan
DEMAK, (ERAKINI) - Polisi masih menutup akses Jalur Pantura Demak-Kudus lantaran masih adanya genangan banjir. Pembukaan akses jalan akan dilakukan jika banjir sudah benar-benar surut.
"Hingga hari ini (23/3/2024) akses jalan dari Semarang menuju Pati dan Surabaya masih dialihkan ke Jalur Mijen-Welahan-Kudus, karena akses jalannya masih ada genangan banjir di Dukuh Kedung Banteng, Desa Wonorejo, Kecamatan karanganyar, Demak," ujar Kasat Lantas Polres Demak AKP Lingga Ramadhani di Demak, Sabtu (23/3/2024) dikutip dari Antara.
Kata dia, jika akses jalannya dibuka warga sekitar protes karena saat melintas gelombang airnya berdampak pada rumah mereka. Oleh karena itu, akses Jalan Pantura Demak-Kudus baru dibuka ketika banjir benar-benar surut.
Untuk truk tronton atau truk bersumbu dari arah Semarang menuju Surabaya dialihkan ke arah Mijen-Welahan-Kudus-Pati-Rembang.
Sementara jalur alternatif lainnya, untuk kendaraan kecil bisa melalui Godong - Purwodadi-Kudus. Truk bersumbu dari arah Demak menuju Surabaya bisa lewat Jalan Tol Semarang-Ngawi untuk menghindari kepadatan arus lalu lintas di sepanjang Jalan Mijen - Welahan.
Banjir yang menggenangi Jalan Pantura Demak-Kudus sebenarnya sudah surut, sehingga dari arah Kudus banyak kendaraan roda dua yang nekat melintas meskipun masih ada genangan banjir.
















