Update Korban Banjir Sumbar: 50 Orang Meninggal, 3.396 Jiwa Mengungsi
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) melaporkan update korban banjir lahar dingin di Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (14/5/2024). BNPB mencatat total korban meninggal 50 orang, 21 orang lainnya mengalami luka-luka.
“Korban jiwa yang meninggal dunia akibat bencana tersebut tercatat menjadi 50 orang,” kata Kepala BNPB Suharyanto.
Ia menuturkan, selain korban meninggal ada pula korban yang hilang sebanyak 27 orang, 37 orang luka-luka, serta 3.396 jiwa mengungsi. Menurut dia, jumlah terus mengalami perkembangan seiring dengan temuan tim di lapangan.
Diberitakan sebelumnya, banjir bandang dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah Sumatera Barat pada Sabtu (11/5/2024) dan Minggu (12/5/2024).
Bencana ini dipicu oleh hujan lebat dan meluapnya aliran sungai yang sebagian besar berhulu di Gunung Marapi. Banjir yang terjadi diperparah dengan terbawanya material vulkanik dari Gunung Marapi melalui sungai karena hujan lebat di sekitar puncak.
Berdasarkan data terbaru BNPB, terdapat 20 orang meninggal dunia di Kabupaten Agam, dan 19 korban jiwa di Kabupaten Tanah Datar. Selain itu, terdapat 8 korban meninggal di Kabupaten Padang Pariaman, 2 korban meninggal di Kota Padang Panjang dan satu korban meninggal di Kota Padang.
















