Ribuan Maba UIN Malang Ikuti PBAK, Kemenag Bekali Wawasan Kepemimpinan
Akhmad Baihaqi Arsyad
KOTA MALANG, (ERAKINI) - Sebanyak 4.971 mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang mengikuti Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK), sebagai ritus penyambutan bagi kalangan PTKI di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) RI.
Adapun penyelenggaraan dibagi dalam dua kelas besar. Kelas Pertama diikuti oleh 3.645 orang dan ditempatkan di Aula Kampus I UIN Malang, sementara Kelas Kedua diikuti oleh 1.326 mahasiswa dan ditempatkan di Aula Kampus III.
Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Keagamaan (Puspenma), Sekretariat Jenderal Kemenag Ruchman Basori menakankan pentingnya kepemimpinan mahasiswa merespon issu-issu kebangsaan dan kemanusiaan. “Peran mahasiswa adalah menjadi katalisator antara kepentingan rakyat di satu sisi dan negara di sisi yang lain, karenanya kepemimpinan harus dikuasai oleh mahasiswa," katanya.
Terkait peran mahasiswa dalam kontens kepemimpinan yang dibutuhkan masyarakat, Ruchman memberikan 4 peran penting, yaitu menjadi pribadi berpengaruh (becoming influential), membangun kolaborasi dan teamwork (facilitating teamwork & collaboration), menjadi katalisator dan mengelola konflik (being catalyst and managing conflict) dan membangun dengan komunikasi yang baik (developing others and have a good communication).
Ruchman berharap agar mahasiswa tidak hanya kuliah, tetapi harus aktif dalam organisasi kemahasiswaan. “Jadilah aktivis mahasiswa, untuk berlatih mengabdi dan membangun jejaring dan kolaborasi”, katanya.
Dalam kapasitasnya sebagai Kepala Puspenma, yang mempunyai tugas menangani hal ikhwal besiswa pada Kemenag, Ruchman mengajak kepada mahasiswa baru untuk belajar dan terus belajar, lulus tepat waktu dan selanjutnya melanjutkan studi S2 dengan Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB).

















