Penjual Pisang Goreng asal Sergai Ini Naik Haji usai Nabung 20 Tahun dari Hasil Jualan
Akhmad Baihaqi Arsyad
MEDAN, (ERAKINI) – Kisah yang menggugah semangat untuk menunaikan ibadah haji datang dari pasangan suami istri (pasutri) penjual pisang gorang asal Serdang Bedagai (Sergai).
Pasutri bernama Fadli Hariadi dan Arbainah ini kini sukses meraih impian mereka naik haji ke Tanah Suci dengan ikhtiar konsister menabung dari hasil berjualan pisang goreng selama 20 tahun.
Mereka pun kemudian berbagi cerita tentang perjuangannya. Profesi berjualan pisang goreng di pinggir jalan Desa Sialang Buah Kecamatan Teluk Mengkudu Kabupaten Serdang Bedagai, kata mereka, sudah ditekuni sejak 2005.
“Setiap hari mulai pukul 8 pagi sampai pukul 4 sore saya berjualan bersama istri. Setiap hari kami jualan tidak ada hari libur, jika merasa lelah kami baru libur,” ujarnya di Medan, Sabtu (17/5/2025).
Pasutri 2 anak ini rutin menyisihkan uang sebagai tabungan untuk berangkat haji. Sedikit demi sedikit uang hasil penjualan pisang goreng dikumpulkan untuk tabungan haji. “Pendapatannya tidak menentu Pak, terkadang ramai, namun juga terkadang sepi. Namun kami menjalaninya dengan penuh kesabaran karena rezeki sudah diatur Allah SWT,” ucapnya.
Suka duka berjualan pisang goreng juga disampaikan Arbainah. “Saat anak kami masih bayi, saya bersama suami memasang kain gendong dan mengayunkan anak kami di ranting sebatang pohon di dekat kami berjualan. Saat itu tempat berjualan kami masih berupa tenda bongkar pasang,” kata Ardiah.

















