Pelantikan berlangsung di Plaza Balai Kota Bogor, Rabu (11/2/2026). Pelantikan itu mencakup pejabat tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional, kepala sekolah, hingga kepala puskesmas.
Dedie Rachim menyampaikan terima kasih atas pengabdian para pejabat pada jabatan sebelumnya serta mengucapkan selamat kepada yang dilantik pada posisi baru.
Ia menegaskan bahwa pergeseran jabatan tersebut merupakan bagian dari tour of duty, mengingat sejumlah pejabat telah menduduki posisi yang sama selama tiga hingga lebih dari lima tahun.
“Ini menjadi bagian dari upaya kita menyehatkan organisasi dan menguatkan komitmen untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat Kota Bogor,” ujar Dedie.
Pada kesempatan itu, Dedie juga mengingatkan tugas khusus dari Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan dalam rapat koordinasi beberapa waktu lalu, yakni menjaga lingkungan dan kebersihan.
Selain itu, ia menekankan sejumlah pekerjaan rumah yang masih harus dituntaskan, seperti penataan pedagang kaki lima (PKL) serta pembenahan dan penataan transportasi.
Khusus kepada para lurah, Dedie meminta agar lebih mengenal warganya secara mendalam, termasuk memahami kondisi sosial dan kesehatan masyarakat di wilayah masing-masing.
“Lurah harus tahu siapa yang perlu dibantu, siapa warga yang sakit dan tidak memungkinkan dibawa ke rumah sakit. Koordinasikan dengan puskesmas dan lakukan langkah untuk melihat langsung warga yang membutuhkan pertolongan,” katanya.
Menurut Dedie, kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan hingga tingkat lingkungan terkecil.
“Tidak perlu menunggu viral. Di wilayahnya, lurah adalah wali kota kecil. Jadi harus mengenal warganya, termasuk anak-anak difabel, penyandang autisme, tunanetra, dan tunarungu. Mereka harus kita pahami dan perhatikan,” tukasnya.
Secara khusus, Dedie juga menyampaikan apresiasi kepada Deni Hendana yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor dan kini mengemban jabatan baru.
Ia menegaskan bahwa percepatan pembangunan membutuhkan sumber daya manusia yang andal serta dukungan lingkungan kerja dan kapasitas fiskal yang memadai.
Dedie pun berharap pejabat baru, Abdul Wahid, segera mengambil langkah perbaikan dan peningkatan pendapatan daerah guna memperkuat kapasitas anggaran pembangunan.
“Saya berharap langkah-langkah perbaikan dan peningkatan pendapatan segera dilakukan agar target capaian Pemkot Bogor sebagai modal pembangunan Kota Bogor dapat terus ditingkatkan,” tandasnya.