Tekan Stunting, Pemprov Jateng Perkuat Sinergi dari Hulu ke Hilir
Hendrati Hapsari
SEMARANG, (ERAKINI) - Penanganan stunting di Jawa Tengah fokus diarahkan sejak masa pranikah hingga 1.000 hari pertama kehidupan guna mencetak generasi masa depan yang berdaya saing.
"Penurunan dan pencegahan stunting merupakan modal dasar dalam rangka menyiapkan generasi yang akan datang. Anak-anak harus dipersiapkan sejak dini mulai pranikah, masa kehamilan, sampai 1.000 hari pertama kehidupan," kata Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat menerima audiensi delegasi Sekretariat Wakil Presiden, Senin (21/9/2026).
Dia menegaskan, Jawa Tengah akan paling depan memerangi stunting. Seluruh kepala daerah di Jateng dituntut untuk menurunkan stunting.
"Penurunan kasus stunting butuh kerja-kerja kolaboratif berbagai stakeholder," kata dia.
Oleh karena itu, pihaknya menyambut positif rencana kegiatan konsolidasi teknis percepatan penurunan stunting dan advokasi pencegahan stunting regional Jawa-Bali-Nusa Tenggara (Jabanusa). Sedianya akan dilaksanakan di Kota Semarang pada 22-23 September 2026.


















