2 Orang Diduga Jadi Korban Ledakan di Brimob Polda Jatim
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Ledakan di Markas Detasemen Gegana, Satbrimob Polda Jatim Jalan Gresik, Krembangan, Surabaya, Jawa Timur diduga menyebabkan 2 korban. Ada 2 ambulans Brimob dan 2 ambulans milik Polres Tanjung Perak tiba di RS Bhayangkara Surabaya.
Pantauan wartawan, petugas gabungan dari RS dan kepolisian membawa satu orang diduga korban ledakan dengan kursi roda dan satu orang menggunakan brankar stretcher. Namun, belum ada petugas kepolisian yang memberikan klarifikasi apakah kedua korban tersebut merupakan korban ledakan di Markas Detasemen Gegana, Jalan Gresik, Surabaya.
Pengguna Jalan Gresik, Kota Surabaya, kembali mendengar bunyi ledakan susulan yang diduga berasal dari Mako Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur, Senin (4/3/2024).
Ledakan susulan ini terjadi sekitar pukul 13.10 WIB membuat masyarakat di dekat lokasi menjadi panik, termasuk para pedagang yang sedang beraktivitas di Sentra Wisata Kuliner (SWK) Krembangan.
"Astagfirullah apa itu, apa itu," ujar seorang pedagang di SWK Krembangan bernama Hartati.
Namun, hingga saat ini masih belum diketahui penyebab suara ledakan susulan tersebut. Pantauan di lokasi, area Subden Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur dijaga ketat oleh petugas kepolisian. Kemudian, di sisi selatan lokasi terpasang garis polisi.
Nampak pula empat petugas dari Inafis keluar dari Kantor Subden Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur sembari menggotong kotak berwarna jingga. Salah satu di antaranya membawa tas berwarna hitam.
Sebelumnya, Warga di Jalan Gresik, Kota Surabaya digegerkan dengan bunyi ledakan yang berasal dari dalam kantor Subden Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur.















