Hanindhito Himawan Pramana yang merupakan putra sulung Pramono Anung dan Endang Nugrahani, akan dilantik kembali menjadi Bupati Kediri pada Kamis (19/2/2025). Foto: Dok Pemkab Kediri
JAKARTA, (ERAKINI) - Sebanyak 962 kepala daerah dan wakilnya hasil Pilkada Serentak 2024, akan dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (20/2/2025). Menariknya, terdapat dua kepala daerah ayah-anak yang akan dilantik, yakni Pramono Anung sebagai Gubernur DKI Jakarta, dan Hanindhito Himawan Pramana kembali jabat , Jawa Timur.
Dirangkum dari berbagai sumber, Rabu (19/1/2025), Hanindhito merupakan putra sulung Pramono Anung dan Endang Nugrahani. Pria yang akrab disapa Mas Dhito ini sudah menjabat Bupati Kediri periode 2021-2025.
Pada Pilkada Kediri 2020, Dhito diusung sembilan partai politik dan menjadi calon tunggal. Dhito yang berpasangan dengan Dewi Mariya Ulfa kemudian menang lawan kotak kosong. Berdasarkan Keputusan KPU Kabupaten Kediri, Dhito-Dewi memperoleh 590.644 suara, sementara kotak kosong mendapat 181.155 suara.
Dhito maju dalam Pilkada Kediri 2020 awalnya tidak mendapat restu dari sang ayah Pramono Anung. Alasannya, Dhito masih muda dan sedang berkarier di Jakarta. Namun, dorongan yang kuat dari DPP PDIP membuat Pramono luluh dan
akhirnya merestui sang anak ikut bertarung di Pilkada Kediri. Dhito juga saat itu masih ragu-ragu. Ia butuh waktu berpikir selama seminggu untuk memutuskan maju pada Pilkada Kediri.
Dhito yang saat itu masih berusia 28 tahun kemudian terpilih menjadi orang nomor 1 di Kabupaten Kediri. Namun, tidak mudah bagi Dhito menjalankan roda pemerintahan di periode awal memimpin. Dengan usia yang masih muda, ia dihadapkan dengan kondisi Pandemi Covid-19. Praktis, ia tidak bisa berbuat apa-apa selama dua tahun periode awal.
Pada Pilkada Serentak 2024, Dhito kembali maju sebagai calon bupati. Namun, kali ini Dhito punya penantang. Dhito yang kembali berpasangan dengan Dewi Mariya Ulfa mendapat tantangan dari pasangan Deny Widyanarko-Mudawamah.
Pasangan Deny Widyanarko-Mudawamah dengan nomor urut 01 diusung dua partai politik, yaitu PKB dan NasDem. Sedangkan pasangan Dhito-Dewi dengan nomor urut 02, diusung PDIP, Golkar, PKS, Demokrat, Gerindra, PAN, serta didukung sejumlah partai non-parlemen.
Pada Pilkada Serentak 2024, pasangan Dhito-Dewi kembali menang. Dalam rapat pleno terbuka yang diadakan pada Selasa (3/12/2024), KPU Kabupaten Kediri menetapkan pasangan Deny Widyanarko-Mudawamah meraih 376.770 suara, sedangkan Hanindhito Himawan Pramana-Dewi Mariya Ulfa memperoleh 489.900 suara.
Dhito merupakan kelahiran Yogyakarta, 31 Juli 1992 atau saat ini berusia 32 tahun. Ia sudah menikah dengan Eriani Annisa dan sudah dikarunia dua orang anak.
Dhito menyelesaikan Pendidikan dasar di SD Islam Al Azhar 6 Jaka Permai (1998-2004). Setelah itu melanjutkan Pendidikan di SMP Labschool Kebayoran (2004-2007) dan SMA Negeri 82 Jakarta (2007-2010). Setelah lulus sekolah Dhito menempuh kuliah di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (2010-2016).
Selama hidupnya, Dhito belum banyak mengenyam pengalaman organisasi. Ia baru aktif berorganisasi pada tahun 2020 dengan menjadi kader PDIP, partai yang membesarkan sang ayah, Pramono Anung. Dhito tercatat sebagai Wakil Bendahara DPC PDIP Kabupaten Kediri periode 2020-2024.