Kabar Baik! Pekerja Formal Makin Banyak, Pengangguran Menyusut
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Pasar lapangan kerja di Indonesia akhirnya mulai membaik. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pada Agustus 2025 proporsi pekerja formal mencapai 42,20 persen dari total penduduk bekerja.
Secara bersamaan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Agustus 2025 tercatat 4,85 persen atau turun 0,06 persen dibanding Agustus 2024 sebesar 4,91 persen.
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh Edy Mahmud mengatakan, pada Agustus 2025 penduduk bekerja pada sektor formal sebanyak 61,84 juta orang (42,20 persen), naik 0,15 persen dibanding Agustus 2024. Peningkatan pekerja formal ini menandakan kualitas pasar tenaga kerja semakin membaik seiring perekonomian nasional yang tetap tumbuh kuat.
Menurut Edy, kenaikan tenaga kerja formal terutama didorong oleh bertambahnya pekerja di kategori buruh, karyawan, atau pegawai. Dari sisi pendidikan, struktur tenaga kerja juga mengalami peningkatan kualitas.
Penduduk bekerja lulusan diploma ke atas naik dari 10,50 persen pada Agustus 2024 menjadi 10,84 persen pada periode yang sama tahun ini. Sebaliknya, pekerja berpendidikan SD ke bawah turun dari 35,80 persen menjadi 34,75 persen.
"Perbaikan kualitas pekerjaan ini menjadi tanda positif bagi ketahanan ekonomi rumah tangga. Dengan peningkatan proporsi , daya beli masyarakat berpotensi meningkat dan mendukung pertumbuhan konsumsi domestik yang menjadi motor utama ekonomi nasional," ujarnya saat merilis data statistik ekonomi terbaru, Rabu (5/11/2025).

















