Harga Emas Global Turun Usai The Fed Tahan Suku Bunga
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Harga emas mengalami penurunan pada perdagangan Rabu (19/6/2025) kemarin. Salah negara yang mengalami penurunan tersebut yaitu bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed).
Atas kondisi yang ada, The Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan.
Selain itu, isyarat dari Ketua The Fed, Jerome Powell, terkait penurunan suku bunga yang lebih lambat di masa mendatang turut memengaruhi pergerakan harga logam mulia tersebut.
Dalam pernyataannya, Powell mengatakan bahwa pihaknya masih melihat potensi “sejumlah inflasi yang signifikan” dalam beberapa bulan ke depan.
Pernyataan ini membuat pelaku pasar bersikap lebih hati-hati dalam merespons arah kebijakan moneter ke depan.
Harga emas spot tercatat melemah 0,4% ke level US$ 3.374,75 per ons pada pukul 15.19 waktu setempat. Sementara itu, harga emas berjangka di AS justru mencatatkan kenaikan tipis 0,03% ke posisi US$ 3.408,10 per ons.
Sebelumnya, emas sempat menguat sesaat setelah The Fed mengumumkan bahwa suku bunga acuan tetap berada pada kisaran 4,25%–4,50%, dengan proyeksi pemangkasan sebesar setengah poin persentase hingga akhir 2025.

















