Pemaster Kenari Merapat! PAPBURI Kembali Gelar Lomba Kenari Lagu Isian di Jogja September 2025
Akhmad Baihaqi Arsyad








Event tersebut rencananya akan digelar pada tanggal 7 September 2025 mendatang. Demikian disampaikan oleh Ketua Umum PAPBURI Pusat Eko Budi Siswoyo.
"InsyaAllah kita akan kembali menggelar event Akademi Kenari Indonesia pada September 2025 mendatang. Fokusnya adalah kenari dengan lagu yang dididik atau hasil mastering isian," kata Eko Budi dalam acara gathering dan sarasehan Akademi Kenari Indonesia di Balai Budaya Tamanmartani, Kalasan, Yogyakarta, Minggu (15/6/2025).
Acara tersebut dikemas interaktif bersama para pecinta burung kenari di berbagai daerah, baik dari Jawa Timur (Jatim), Jawa Tengah (Jateng), Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya.
Eko Budi berharap, acara sarasehan yang akan disusul dengan event lomba Akademi Kenari Indonesia tersebut menjadi pintu awal untuk lebih mengembangkan dan memajukan perkenarian Indonesia.
"Kenari di Indonesia kan sudah bagus, tapi kami ingin lebih kembangkan lagi supaya lebih maju. InsyaAllah September kita akan kembali mengadakan lomba yang tentu selanjutnya akan kita rutinkan. Jadi, pada prinsipnya tujuannya adalah memajukan kenari Indonesia bersama-sama. Harapan saya gathering ini bisa menjadi pintu pembuka untuk kemajuan perkenarian Indonesia," katanya.
Sementara itu, juri senior PAPBURI Gandung menyampaikan bahwa untuk event PAPBURI 7 September 2025, kelas yang dibuka adalah kelas kenari Akademi, jadi pesertanya hanya khusus yang kenari isian atau kenari hasil masteran.
"Nanti akan ada kelas kalitan gold dan silver, ada juga kelas idola dan ada pula campuran import seperti blackthroat, sanger, mozambik dan sejenisnya. Dan event lomba Akademi Kenari Indonesia ini nanti terbuka untuk umum se-Indonesia," katanya.
Dalam forum itu, Gandung juga menjelaskan secara rinci mengenai mengenai kriteria penilaian PAPBURI yang meliputi lagu, volume, panjang lagu, kerajinan, penampilan atau gaya.
Untuk selanjutnya, tambah Gandung, PAPBURI juga akan memberi kesempatan bagi kenari yang tidak dimaster atau tidak isian dengan penamaan Kelas Kenari Tempo Dulu. "Ini nanti kemungkinan digelar Desember 2025. Jadi tidak dijadikan dalam satu event dengan Akademi Kenari karena nanti bisa mengganggu. Nanti, untuk jadwal pastinya akan diupdate di Facebook PAPBURI Pusat," katanya.
Penggerak Ekonomi Peternak Kenari
Adanya event Akademi Kenari yang dihelat oleh PAPBURI ini, menurut Eko Budi, membuat para pemaster burung kenari sudah mulai berlomba-lomba memaster kenari mereka sejak dini. Selain itu, imbuh dia, anakan-anakan kenari milik para peternak laris dan laku keras.
"Sekarang para pemaster kenari sudah pada mulai mendidik kenarinya dan piyik-piyik kenari jantan milik peternak laris. Ini bisa menggerakkan ekonomi rakyat karena dengan adanya lomba-lomba seperti Akademi Kenari Indonesia dari PAPBURI, pasti peternak semangat dan anakannya pada laku," ujarnya.
Tak hanya itu, menurut Eko, dengan adanya lomba ini, otomatis industri pakan kenari juga laris, industri sangkar dan UMKM pasti akan mendapat manfaat, begitu juga secara makro itu akan mengangkat. "Ini juga menjadi bagian dari peran kita yang ikut menggerakkan ekonomi nasional," katanya.
Adapun acara gathering dan sarasehan tersebut juga turut membahas dan menampung sejumlah gagasan untuk memajukan perkenarian Indonesia, termasuk beauty contest atau kontes warna, perawatan hingga sharing pengalaman persilangan untuk mendapatkan generasi kenari unggul dengan Peternak Kenari senior asal Malang, Jawa Timur Fang Yong.

