Di tengah meningkatnya biaya hidup, mau tidak mau orang tua harus pintar-pintar mencari penghasilan tambahan atau istilah kekinian side hustle. Foto: Ilustrasi
JAKARTA, (ERAKINI) - Tahun ajaran baru sekolah segera datang. Tidak sedikit orang tua yang dipusingkan dengan kondisi keuangan untuk biaya sekolah si anak.
Di tengah meningkatnya biaya hidup, mau tidak mau orang tua harus pintar-pintar mencari penghasilan tambahan atau istilah kekinian side hustle (). Bagi Anda yang bingung mencari uang tambahan, beberapa cara ini bisa coba.
Di tengah berkembangnya dunia digital, mencari pekerjaan sampingan atau side hustle, relatif cukup mudah. Bahkan banyak side hustling bsa sekalian menyalurkan hobi. Bagi orang tua yang mau mencoba mencari penghasilan sampingan dalam menghadapi tahun ajaran baru anak sekolah, berikut 10 rekomendasi yang patut dicoba, dikutip dari berbagai sumber, Jumat (25/4/2025):
1. Freelancer
Menjadi freelancer bisa dilakukan sesuai dengan minat atau keahlian masing-masing. Seperti freelance content writer, editor video, atau fotografi. Pekerjaan ini cukup fleksibel dari sisi waktu, karena bisa dikerjakan kapan saja.
2. Influencer
Pekerjaan ini sangat cocok bagi yang memiliki kemampuan persuasi yang baik dan punya daya tarik untuk memengaruhi para follower lewat konten-konten yang dibagikan di media sosial.
Kalau ini berjalan baik, bisa mulai membuka jasa endorse. Namun, pertama bangun dulu self-branding yang kuat sehingga pemilik brand tak ragu memercayakan produknya untuk dipasarkan.
3. Content Creator
Dulu elum banyak orang yang sadar bahwa mereka bisa memonetisasi unggahan yang dibagikan lewat YouTube maupun media sosial lainnya Kini, siapa saja bisa menghasilkan uang dengan menjadi content creator. Pekerjaan ini bisa menjadi pekerjaan sampingan yang menjanjikan asalkan konsisten.
4. Virtual Assistant
Virtual assistant merupakan salah satu jenis pekerjaan baru yang hasilnya cukup menjanjikan. Seperti namanya, kamu bertugas untuk membantu klien dalam menyelesaikan sebuah pekerjaan.
Tugasnya beragam, mulai dari mengatur schedule, merekap hasil survei, membalas komentar di media sosial, dan banyak lainnya. Besarnya fee yang didapatkan biasanya disesuaikan dengan spesialisasi, tingkat kesulitan, dan lama jam kerjanya.
5. Online Tutor
Bagi sebagian orang, mengajar dan berbagi ilmu adalah sebuah passion. Kalau kamu termasuk salah satunya, bisa membagikan ilmu dan pengetahuan yang dimiliki dengan menjadi online tutor.
Misalnya terkait topik pelajaran tertentu, bahasa asing, musik, hingga ilmu digital marketing. Proses mengajarnya bisa dilakukan secara offline maupun online dengan memanfaatkan platform yang sesuai.
6. Jualan Online
Buat kamu yang memiliki jiwa dan bakat berdagang, tidak ada salahnya berjualan online. Kamu bisa mengurusnya setelah pulang kantor atau di sela-sela jam istirahat kerja. Usaha sampingan ini terbilang cukup mudah dan tak butuh modal terlalu besar. Apalagi kalau kamu memilih jadi reseller atau dropshipper.
7. Reviewer Buku
Menjadi reviewer buku profesional tidak hanya memberi kesempatan untuk membagikan opini tentang sebuah buku, tapi juga mendapat bayaran yang lumayan. Misalnya melalui beberapa website, seperti Goodreads, NetGalley, atau BookSiren.
Cara lainnya juga bisa melalui blogging. Mulailah menulis review yang menarik dan konsisten. Tak menutup kemungkinan, bakal ada penerbit yang menawarkan kerja sama sponsor.
8. MC (Master of Ceremonies)
Jika kamu tergolong orang yang banyak ngomong dan suka menghibur, tidak ada salahnya mencoba menjadi MC. Banyak artis sukses yang memulai karier dari kerja sampingan ini. Jadwal kerja MC tidak akan menyita banyak waktu dan mengikat pekerjaan.
Pekerjaan ini bisa dilakukan pada akhir pekan, seperti menjadi MC di acara-acara pernikahan, ulang tahun, atau bahkan pensi sekolah.
9. Guru Les
Buat kamu yang memiliki keahlian akademis, jangan disia-siakan. Kamu bisa mencoba kerja sampingan menjadi guru les. Menjadi guru les adalah salah satu pekerjaan sambilan yang diminati oleh banyak orang. Pasalnya, gaji menjadi seorang guru les sangat lumayan, dan tidak memakan banyak waktu.
Saat ini banyak lembaga kursus yang menerima pengajar part-time. Jadi, jika kamu bekerja dari Senin sampai Jumat, maka kamu bisa mengajar di akhir pekan. Jika tidak ingin kerja di lembaga kursus, kamu bisa memulai dari orang-orang terdekat atau saudara bagi anak-anak mereka.
10. Dropshipper.
Dropshipper mirip dengan jualan online. Bedanya, dropshipper adalah pihak yang menghubungkan antara konsumen dengan pemasok produk.
Kini sudah banyak orang yang melakoni pekerjaan ini karena sangat mudah dan minim risiko. Tidak harus ibu rumah tangga, siapa saja bisa terjun ke pekerjaan sampingan ini. Beberapa keuntungan dari bisnis dropship antara lain hemat waktu, lokasi fleksibel, dan tidak perlu modal terlalu banyak.
Itulah beberapa rekomendasi pekerjaan sampingan yang dapat dicoba. Jika ingin mencoba, pastikan mampu mengatur waktu, sehingga baik pekerjaan utama maupun usaha sampingan sama-sama berjalan.